SuaraKaltim.id - Antrian panjang terjadi di sekitar lokasi jalan terputus di KM 33 poros Kutai Kartanegara (Kukar) ke Kutai Barat (Kubar). Tepatnya di Desa Senoni, Kecamatan Sebulu, Kukar.
Akses jalan disana diketahu sedang mengalami perbaikan akibat jalanan di wilayah itu sempat terputus. Beberapa kendaraan dilaporkan bisa melintasi jalan tersebut. Namun, dengan pengaturan arus lalulintas. Hal itulah yang menyebabkan antrian panjang itu terjadi.
Foto antrian panjang kendaraan itupun viral di media sosial Instagram. Unggahan dari @info_kukar pada Selasa, (14/9/2021) menunjukkan antrian panjang kendaraan yang di dominasi oleh truk.
"Yang dari daerah Ulu maupun sebaliknya harap bersabar dan tetap berhati-hati saat berkendara, semoga perbaikan akses jalan tersebut bisa segera diselesaikan sehingga arus lalulintas kendaraan bisa kembali lancar," tulis si pemilik akun, dikutip Selasa (14/9/2021).
Komentar warganet
Akibat unggahan tersebut, banyak warganet yang merasa prihatin karena jalan poros yang cukup vital itu terputus. Beberapa dariwarganet ada yang menyarankan untuk berputar arah dan mengambil jalan lainnya.]
Tapi ada juga warganet yang merasa prihatin dengan putusnya jalan poros penghubung dua daerah di Kaltim ini.
"Lewat muara kaman aj coy tembus sebulu SP," kata warganet.
"Lewat sawit rantau hampang," ucap yang lain.
Baca Juga: Viral! Sopir Truk Sapi Ditilang, Kawannya Tak Terima Blokir Jalur Pantura Tuban
"Berapa kilo panjang nya min," tambah yang lain dengan emotikaon sedih di akhir kalimat.
"Kawakah lewat ke KUBAR?," tanya yang lain seolah memastikan situasi.
"4 jam kemren nunggu magrip Bru bisa jln gan," aku warganet lain.
Unggahan @info_kukar itu menuai perhatian warganet yang ingin bepergian ke Kubar atau dari arah sebaliknya. Hingga berita ini selesai ditulis, sebanyak 3.397 warganet menyukai unggahan tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas