Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Rabu, 15 September 2021 | 12:14 WIB
Alquran dijadikan untuk membungkus petasan di Ciledug, Tangerang Selatan. (istimewa)

"Pas ketika selesai petasan dibakar ternyata bahan kertas yang digunakan untuk membuat petasan tersebut adalah Alquran. Awalnya kami tidak tahu, karena kulit pembungkus itu berwarna merah putih."

Nampak dari video, kertas bacaan Alquran itu berwarna kuning. Kertas-kertas tersebut kemudian dikumpulkan untuk digunakan sebagai bukti.

Komentar warganet

Peristiwa itu langsung memicu kecaman dari publik. Warganet berbondong-bondong menulskan berbagai macam komentar mulai dari mendungkung kasus itu untuk diselidiki, serta mengecam tindakan itu.

Baca Juga: Soal Santri Tutup Kuping, Sujiwo Tejo Sentil Orang Ngaku Demokratis tapi Ngejek

"Gampang itu kalau diusut. Penjualnya selidikin dia dapat dari mana atau bikin sendiri apa gimana," komen warganet.

"Yang membuat petasan nya tuh yang harus ditangkap," desak warganet.

"Berarti bukan salah yang nyalain ya. Kan dia cuma beli gak tahu bahan dalamnya apa. Tapi jadi sedih," bela warganet.

"Ya Allah, sadarkan manusia yang telah berbuat seperti itu," doa warganet.

"Tinggal ditelusuri beli dimana, yang dagang ambil barang di mana, ketahuan kok kalau niat cari pembuatnya," tambah lainnya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Mahasiswa Buat Cat Kuku yang Bisa Deteksi Obat Pemerkosa?

"Kerjaan anak buah dajjal," celutuk warganet.

Load More