- Jalan Tol Ibu Kota Nusantara dibuka untuk arus mudik dan balik Idul Fitri.
- Tol tersebut dibuka mulai 13 hingga 29 Maret, dari pukul 06.00–18.00 WITA.
- Tol dibuka hanya diperuntukkan kendaraan Golongan I atau kendaraan kecil.
SuaraKaltim.id - Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) dibuka fungsional, termasuk akses ruas 1C Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dioptimalkan selama 17 hari pada 13–29 Maret 2026, untuk menunjang kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pembukaan secara fungsional ini berkat hasil kolaborasi antara Otorita IKN dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim), agar akses Kaltim - IKN - Kalimantan Selatan bisa lebih lancar.
"Selama masa pembukaan fungsional, ruas Tol IKN dapat dilalui setiap hari pada pukul 06.00–18.00 WITA. Kami harap operasi fungsional ini bisa mengurai kemacetan," ujar Kepala BBPJN Kaltim Yudi Hardana, Jumat (13/3/2026).
Dia menuturkan, khusus pada Hari Raya Idul Fitri, ruas tol dibuka lebih awal mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WITA, guna mendukung mobilitas masyarakat yang akan melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Negara IKN.
Selama periode tersebut, BBPJN Kaltim membuka dua akses gerbang menuju kawasan IKN, yakni akses menuju Tol IKN melalui Gerbang Tol Manggar, seperti yang telah diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru lalu.
Akses kedua adalah jalur tambahan di Tol IKN Seksi 1B yang dapat dicapai melalui kawasan Ring Road Balikpapan Selatan dan Jalan Mulawarman, tepatnya dari jalur belakang Stadion Batakan di Kecamatan Balikpapan Timur.
Ia juga menyebut bahwa operasional tol tetap dilakukan secara terbatas untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas, sehingga ruas tol yang dibuka ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I atau kendaraan kecil seperti mobil pribadi.
"Sedangkan sepeda motor, bus, serta kendaraan angkutan barang atau truk, tidak diperkenankan melintas selama masa operasional fungsional ini," katanya.
Pembukaan Tol IKN ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalur utama, sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman, baik bagi yang menuju kampung halaman maupun masyarakat yang ingin berkunjung ke kawasan KIPP IKN selama libur Lebaran.
Sementara Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Aswin Grandiarto Sukahar menyatakan, untuk membantu mengurai potensi kemacetan, Otorita IKN juga membuka akses jalan melalui KIPP 1C sebagai jalur alternatif bagi kendaraan kecil dan sepeda motor menuju Sepaku.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw, mengimbau masyarakat yang melintas di ruas tol tersebut agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan jalur ini dengan tertib dan bertanggung jawab. Tetap patuhi rambu lalu lintas, ikuti arahan petugas di lapangan, serta pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan,” ujar Troy.
Masyarakat juga diimbau selalu mematuhi rambu lalu lintas serta menjaga keselamatan berkendara selama melintas di ruas Tol IKN yang dibuka secara fungsional tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut