Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Kamis, 16 September 2021 | 12:25 WIB
Ilustrasi antigen swab PCR [Suara.com]
Antrian pengambilan sample PCR di salah satu Klinik di Samarinda. Beberapa orang mengaku pengambilan tes PCR merupakan pengalaman pertama bagi mereka. [Suara.com/Apriskian Tauda Parulian]

Dinas Kesehatan Kaltim akan Beri Sangsi Kepada Klinik yang Tak Menurunkan Harga Test PCR

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Kaltim, dr. Padilah Mante Runa menegaskan, jika ada klinik yang belum sama sekali menurunkan harga test PCR, pihaknya tak akan segan untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib.

"Gak boleh itu, karena sudah ada edarannya dari kemenkes bahwa harga test PCR harus diturunkan. Kalau memang ada laporan bahwa salah satu klinik belum menurunkan test PCR, langsung kami laporkan kepolisi," tegasnya.

Disinggung mengenai laporan harian uji sample PCR setelah ada peraturan pemerintah, dr. Padilah mengatakan pihaknya tidak merima uji sample. Namun, yang menerima hanya Diskes kabupaten/kota saja.

Baca Juga: Hits Health: Diet Atasi Loyo dan Disfungsi Ereksi, Covid-19 Menurun di Banyak Negara

"Test PCR yang sekarang juga kebanyakan yang mandiri, misalnya, ada yang hanya ingin test saja, ada juga yang berangkat ke luar kota, baru mereka test PCR. Kalau program kan gratis semua," bebernya.

Dia juga menambahkan, jika nantinya ada lonjakan kembali kasus Covid-19 di Kaltim, pihaknya akan menyiapkan bebebarapa cara untuk menanggulangi penyebaran virus tersebut.

Bahkan rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Samarinda menambahkan beberapa tempat tidur untuk pasien yang mengalami gejala Covid-19.

"Kami sudah membangun tempat isolasi terpadu (isoter). Bahkan tempat isoter kami sudah terisi 27%. Sesuai dengan instruksi Presiden kam agar pembangunan isoter harus lengkap semua.”

"Bahkan kami juga bekerjasama dengan perusahaan swasta untuk penanggulangan covid, mereka banyak nyumbang, ada sumbangan oksigen, sumbangan uang, dan banyak lah mereka membantu kita," pungkasnya.

Baca Juga: Kemenkes Ungkap Skema Vaksin Dosis Ketiga Booster, Benarkah Berbayar?

Kontributor: Apriskian Tauda Parulian

Load More