SuaraKaltim.id - Tragedi menyeramkan terjadi di Bandar Lampung. Seorang kakak diduga membunuh adik kandungnya sendiri. Kejadian itu terjadi di rumah korban yang berada di jalan KH Hasyim Asyari, Gedong Pakuon, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.
Melansir dari Suara.com, sang kakak diduga membunuh adiknya karena depresi usai ibunya meninggal dunia sebulan lalu. Korban atas nama Putra (12) dan masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Sedangkan, kakaknya, yang merupakan pelaku pembunuhan bernama Amir (21).
Sang kakak juga ditemukan dengan kondisi bersimbah darah. Ia diduga menusuk dirinya sendiri usai membunuh adik kandungnya. Tetangga korban bernama Rita mengatakan, saat Salat Subuh dia mendengar suara teriakan orang meminta tolong.
Teriakan itu juga didengar kedua orang tua korban. Mereka lalu berlari ke kamar di lantai dua rumahnya.
"Saat kejadian, kedua orang tuanya ini sedang memotong-motong tempe dan kaget mendengar teriakan anaknya. Saat dicek, awalnya kondisi pintu rumahnya dikunci dan saat dicek di kamar keduanya sudah mengalami luka tusuk," katanya, dikutip dari sumber yang sama, di hari yang sama.
Melihat kedua anaknya sudah ditemukan dalam kondisi luka tusuk, kedua orang tuanya kemudian membawa ke rumah sakit terdekat.
Tak lama kemudian, anaknya bernama Putra meninggal dunia karena tusukan di area yang vital.
Sementara itu, Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Hari Budianto membenarkan adanya kejadian tersebut.
Untuk motif pembunuhan yang dilakukan kakaknya ini, saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Baca Juga: Fokus Vaksinasi Pelajar, Pemkot Bandar Lampung Belum Menambah Sekolah Gelar PTM
"Iya benar, saat ini kami masih menelusuri apa motif dari insiden tersebut. Terkait senjata tajam yang digunakan untuk menikam korban, itu jenisnya pisau dapur dan saat ini sudah kami amankan," ujar Kompol Hari Budianto.
Setelah kejadian, Tim Inafis Polresta Bandar Lampung kemudian turun untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Selain itu, pihak kepolisian juga mendatangi keduanya di rumah sakit, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Optimistis Fundamental Perbankan Dukung Stabilitas Pasar Saham
-
Perbanas: Industri Perbankan Nasional Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
-
BRI Consumer Expo 2026, Banyak Promo Menarik untuk Hunian, Kendaraan, hingga Liburan
-
Rapat Bahas Hak Angket Rudy Mas'ud Gagal, Fraksi Golkar Kompak Mangkir
-
Kaltim Resmi Buka Penerbangan Rute Samarinda-Melak, Segini Tarifnya