SuaraKaltim.id - Pemerintah akhirnya resmi memperbolehkan bioskop untuk kembali beroperasi. Hal itu sejalan dengan pasca Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Samarinda yang kini menurun hingga ke level 2.
Seperti bioskop XXI yang ada di Big Mall, Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.
Head of Corporate Communications, Dewinta Hutagaol membenarkan bahwa bioskop XXI telah kembali beroperasi dari hari Rabu (22/9/2021) lalu.
“Iya benar kami sudah mulai beroperasi, sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri No.42 tahun 2021,” ungkap Dewinta Hutagaol saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan instan, Jum’at (24/9/2021).
Dia menambahkan untuk menikmati bioskop XXI di pasca pandemi Covid-19, pihaknya memberikan beberapa persyaratan kepada para pengunjung bioskop XXI. Diantaranya adalah, para pengunjung harus mengunduh aplikasi PeduliLindungi, pelanggan harus melakukan scan QR PeduliLindungi sebelum masuk kedalam studio bioskop, pengunjung dibawah 12 tahun dilarang masuk, para pengunjung harus menggunakan masker, serta menerapkan physical distancing.
“Kami juga harus memastikan bahwa pengunjung dalam keadaan sehat saat bepergiaan. Dan jika ada pengunjung yang merasa kurang sehat, kami himbau untuk segera beristirahat di rumah,” jelasnya.
Disinggung mengenai apakah pihak biokop XXI akan menerapkan e-Money dan tidak menerima uang cash, Dewinta menuturkan, pihaknya telah memberikan himbauan kepada seluruh pengunjung bioskop XXI untuk melakukan pembayaran secara elektronik, guna mencegah penyebaran Covid-19.
“Iya, kami minta agar pengunjung melakukan pembelian tiket bioskop secara non-tunai, baik melalui online maupun cashless,” bebernya.
Baca Juga: Oknum Mahasiswi Pelaku Aborsi di Samarinda Resmi Ditetapkan Menjadi Tersangka
Sementara itu, salah satu pengunjung bernama Devi sangat menantikan pembukaan kembali bioskop XXI di Big Mall. Pasalnya, selama ini dirinya sangat menantikan momen untuk menonton film favoritnya di layar lebar.
“Saya sangat senang sekali dengan dibukanya Kembali bioskop, jadi bisa mengisi waktu akhir pekan bisa menjadi salah satu tempat hiburan masyarakat," ungkap Devi.
Bahkan untuk penerapan protokol kesehatan (Prokes) dan pembayaran melalui e-Money, dia merasa tak ada masalah apapun soal peraturan tersebut. Pasalnya dirinya sudah sering menggunakan e-Money untuk pembelian tiket bioskop.
“Saya gak ada masalah sih, soalnya dari dulu sudah sering menggunakan e-Money untuk melakukan pembayaran apapun. Yang penting tetap menerapkan prokes. Karena sudah dua tahun kita menghadapi Covid-19,” jelasnya.
Kendati begitu, dia berharap dengan diberlakukannya pelonggaran kebijakan-kebijakan tentang PPKM, ini merupakan langkah awal untuk membangkitkan perekonomian di Kota Samarinda.
“Semoga aja ini awal yang baik, kan dulunya mall-mall dan bioskop ditutup, sekarang sudah mulai beroperasi Kembali. Ya mudah-mudahan kembali seperti sedia kalanya lah sebelum ada Covid-19,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng