SuaraKaltim.id - Polresta Balikpapan berhasil mengungkap, investasi fiktif alias bodong yang dilakukan PN (19) warga Jalan MT Haryono, Kelurahan Damai Balikpapan Selatan. Tak tanggung-tanggung pelaku berhasil mengeruk keuntungan korban hingga mencapai angka miliaran.
Jumlah korban dalam kasus investasi bodong itu bahkan sebanyak 220 orang, yang ternyata tak hanya warga Balikpapan saja, namun warga daerah lain juga ada.
Modus yang digunakan tersangka yakni menawarkan investasi di salah satu perusahaan BUMN dengan keuntungan atau profit yang akan didapat mencapai 75 persen.
Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan, masing-masing korban ada yang menginvestasikan Rp 5 juta, Rp 10 juta hingga 100 juta.
“Total kerugan mencapai Rp 2 miliar. Kemungkinan masih banyak korban-korban lain,” ujarnya dalam konfrensi pers, Senin (27/9/2021) dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com.
Aksi ini dilakukan pelaku sejak Mei 2021. Salah satu korbannya jika ditotal nilai kerugiannya mencapai Rp 400 juta. Hingga kini kasus tersebut masih dalam pengembangan polisi.
“Uangnya digunakan pelaku untuk keperluan pribadi termasuk juga untuk foya-foya,” ucapnya.
Barang bukti yang diamankan, yakni rekening bank dan rekapan rekening korang serta rekapan percapakapan atau chat grup whatsapp. Tersangka kini telah meringkuk dalam tahanan Polresta Balipapan. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 378 atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.
Baca Juga: Sempat Takut, Akhirnya Pengrajin Tahu Tempe di Sentra IKM Somber Balikpapan Mau Divaksin
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu