SuaraKaltim.id - Polres Kutai Timur (Kutim) kembali menjelaskan bukti visum kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan pria berinisial AR (48) asal Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutim, Kaltim, terhadap anat tirinya yang berusia 16 tahun.
Pasalnya penemuan kondom yang berada di dalam rahim korban, berawal dari hasil Ultrasonografi (USG) yang dilakukan oleh pihak kedokteran. Ternyata dari hasil USG, kedokteran menemukan sebuah benda asing yang ada di dalam kemaluan korban.
"Awalnya hanya dilakukan visum, tapi karena korban saat itu mengeluh sakit di kemaluannya pihak kedokteran melakukan USG, dan hasilnya diketahui di dalam ada alat kontrasepsi nyangkut," ucap Kanit PPA Polres Kutim, Ipda Loewensky Karisoh melalui Penyidik Sat Reskrim Briptu Fitriana Lestari saat dihubungi melalui sambungan seluler, Senin (4/10/2021).
Fitriana menjelaskan, korban mengaku sering merasakan sakit di bagian rahim sejak awal bulan September lalu. Namun korban belum menyadari, sakit tersebut karena diakibatkan adanya alat kontrasepsi di dalam kemaluannya.
"Korban mengira sakit itu karena akibat tindak asusila yang dilakukan ayah tirinya. Saat di visum, ternyata sakit itu akibat adanya alat kontrasepsi yang tertinggal di kemaluannya," jelasnya.
Ayah tiri korban berinisial AR mengaku, sudah menggauli korban sebanyak 20 kali. Bahkan, AR mengelak tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi.
"Pelaku mengelak kalau pakai alat kontrasepsi saat menyetubuhi anak tirinya."
"Pengakuan pelaku dan korban ini berbeda, Korban sendiri mengaku seminggu tiga kali di setubuhi, sedangkan pelaku mengaku baru 20 kali, ini yang masih kami dalami," bebernya.
Akibat perlakuan bejat AR, korban mengalami trauma yang sangat mendalam. Saat ini pun, sang ibu sedang menjalani perawatan di rumah sakit lantaran shock atas kejadian yang menimpa anak kandungnya.
Baca Juga: Viral Cowok Tanya Merek Kondom Terbaik, Jawaban Warganet Ini Bikin Auto Kena Mental
"Ibu korban shock atas kejadian ini dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan korban kami antar ke rumah ayah kandungnya," imbuhnya.
Lebih lanjutnya, pihak polisi akan melakukanpemeriksaan pihak rumah sakit terkait adanya temuan alat kontrasepsi di dalam Rahim korban.
Kontributor: Apriskian Tauda Parulian
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi