SuaraKaltim.id - Medali emas kembali diberikan para atlet Benua Etam dalam ajang PON XX Papua. Kali ini dari cabang olahraga (Cabor) angkat besi. Lifter Kaltim Nelly mempersembahkan emas dari cabor tersebut untuk di kelas 59 kilogram putri.
Melansir dari Suara.com, Kamis (7/10/2021), dia tampil di Auditorium Universitas Cenderawasih, Kabupaten Jayapura. Juara kelas 55 kilogram junior putri 2018 itu mengumpulkan total 195 kilogram angkatan dari hasil terbaik di babak snatch 86 kilogram dan clean and jerk 109 kilogram.
Lalu untuk medali perak berhasil diraih lifter Jawa Barat (Jabar) Sarah. Dia berhasil mengangkat barbel dengan berat total 193 kilogram dari angkatan terbaik di babak snatch 88 kilogram dan clean and jerk 105 kilogram.
Untuk lifter Kalimantan Barat (Kalbr) Putri Aulia harus bisa puas dengan mendapatkan medali perunggu usai total beban angkatannya hanya 187 kilogram. Terdiri atas 84 kilogram snatch dan 103 kilogram clean and jerk.
Mengawali babak snatch, Nelly mengangkat barbel 83 kilogram tanpa kendala. Namun, ketika beban meningkat 3 kilogram, ia gagal. Barbel seberat 86 kilogram baru sanggup diangkat Nelly pada percobaan ketiga.
Percobaan pertama babak clean and jerk seberat 105 kilogram sempat menjegal laju perolehan angkatan dari atlet berusia 20 tahun itu. Nelly memperoleh angkatan terbaiknya di 109 kilogram usai menaklukkan 105 kilogram di percobaan kedua.
Nomor 59 kilogram angkat besi putri diikuti tujuh atlet yang mewakili Jawa Tengah (Jateng), Lampung, Papua, Kaltim, DKI Jakarta, Kalbar dan Jabar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan