SuaraKaltim.id - Imbas dari peniadaan bahan bakar premium di SPBU Koperasi Karyawan (Kopkar) Pupuk Kaltim Bontang, konsumen beralih ke BBM non subsidi. SPBU di bilangan kilometer 6 ini bisa menjual 392 ribu liter dalam 1 bulan. Permintaan pertalite meningkat sejak premium tak lagi di jual.
Dari pantauan KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, antrean kendaraan roda dua dan mobil cukup panjang, Kamis (7/10/2021) pagi. Pengendara antre di stasiun pengisian pertalite dan pertamax.
Kepala Unit SPBU Koperasi Pupuk Kaltim, Muhammad Jufri mengatakan, kondisi antrean hari ini terjadi lantaran keterlambatan pengiriman dari Pertamina.
Dari informasi yang diterima, mobil pengangkut mengalami kerusakan. "Jadi memang itu yang mengakibatkan ketersediaan stok pertalite terbatas," jelasnya.
Untuk jenis BBM non subsidi, Jufri tak melarang konsumen membeli dengan drum atau kaleng minyak.
Alasannya, di dalam aturan, belum ada larangan menjual BBM non subsidi (Pertalite atau Pertamax) dengan drum atau kaleng.
"Kami hanya menyediakan jika tersedia. Belum juga ada aturan yang mengatur pembatasan pembelian untuk bahan bakar non subsidi" terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau
-
Kabar Rudy Mas'ud ke Singapura saat Kaltim Dilanda Kabut Asap, Pemprov Minta Maaf
-
Viral Gubernur Rudy Mas'ud di Singapura saat Karhutla, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Rudy Mas'ud Viral Lagi, Kali Ini Kedapatan di Singapura saat Kaltim Karhutla
-
DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029