SuaraKaltim.id - Kasus penemuan jenazah bayi di Kota Balikpapan menjadi perhatian serius jajaran Polresta Balikpapan untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang jenazah bayi tersebut.
“Kami dari Polresta Balikpapan bersama dengan jajaran akan melakukan penyelidikan terhadap ditemukannya jenazah bayi yang ditemukan di Balikpapan Tengah sudah beberapa saksi kami periksa,” ujar Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (10/10/2021).
Namun demikian, pihaknya juga meminta dukungan warga Kota Minyak agar bisa segera mengungkap siapa pelakunya, yang saat ini masih dalam proses penyelidikan.
“Terkait penemuan jenazah bayi tersebut, sudah ada lima saksi yang dimintai keterangan, termasuk orang yang pertama kali melihat jenazah bayi dan beberapa barang bukti juga sudah diamankan seperti kantong plastik,” katanya.
Diketahui warga di kawasan Jalan Letjen S Parman RT 37 Kelurahan Gunung Sari Ulu Balikpapan Tengah digegerkan dengan penemuan jasad bayi di tempat sampah yang tak jauh dari apartemen Green Valley, Kamis (7/10/2021). Penemuan itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah bayi pertama kali ditemukan seorang pemulung bernama Jamaludin yang tengah mengais sampah di kawasan tersebut. Jenazah bayi diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diduga baru dilahirkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi