SuaraKaltim.id - Aktivitas pasar malam di kawasan Tugu Selamat Datang Bontang di Jalan S Parman mulai disorot Tim Satgas Covid-19 Bontang.
Di lokasi itu ketika pasar malam itu ada, ternyata memicu kerumunan masyarakat. Rencananya, tim Satgas bakal mengunjungi pusat keramaian di perbatasan kota ini dalam waktu dekat.
Wakil Ketua Tim Satgas Covid-19 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda mengatakan bahwa tim akan turun ke lapangan untuk menghimbau kepada seluruh masyarakat.
"Sudah tadi kita diskusikan," tuturnya dilansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (15/10/2021).
Petugas bakal mengimbau seluruh warga dan penjual di sana secara persuasif agar tertib protokol kesehatan. Imbauan akan naik ke arah represif atau paksaan apabila ajakan untuk tertib protokol kesehatan tak diindahkan.
"Langkah represif hal seperti itu tentu bukan hal yang diharapkan," terang Dandim Bontang ini.
Selain di lokasi itu, petugas juga bakal mengawasi lokasi di Pantai Citra Lestari Kelurahan Tanjung Laut Indah atau akrab disebut Pantai Galau.
Dandim Huda menambahkan, penertiban protokol kesehatan juga akan menyasar kafe atau kedai yang menggelar live music. Sebab, bisa memicu kerumunan dan pelanggaran prokes.
Kendati demikian, sejauh ini aktivitas di titik-titik yang disebutkan tadi masih berada pada batas normal. Namun, ketika di luar batas maka pihaknya pasti lakukan teguran persuasif.
Baca Juga: Turis Asing Masuk Lagi, Satgas Covid-19 Serahkan Tanggung Jawab ke Pemda Bali dan Kepri
"Saya juga ingin ekonomi menggeliat, itu yang kita harapkan segera pulih," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA