SuaraKaltim.id - Kota Minyak kembali mengulang kesuksesannya di 2014 lalu dengan meraih juara pada Enviromentally Sustainable Cities (ESC). Penghargaan sebagai kota paling bersih se-ASEAN itu diberikan pada 5th Enviromentally Sustainable Cities and The 4th Certificate Recognition yang digelar di Auditorium Manggala Wanabakti Jakarta, Kamis (21/10/2021).
Acara bergengsi itu dihadiri oleh Sekjen ASEAN dan Menteri Lingkungan Hidup se-ASEAN.
"Kita ucapkan selamat kepada Kota Balikpapan. Untuk kedua kalinya sukses mewakili Indonesia menjadi yang terbaik sebagai kota paling bersih di ASEAN," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur H Encek Ahmad Rafidin Rizal usai mewakili Gubernur Kaltim pada acara tersebut, dilansir dari rilis resmi Pemprov Kaltim di instagram mereka @pemprov_kaltim, Jumat (22/10/2021).
Bukan hanya Kota Balikpapan, kebanggaan juga disuguhkan oleh Kota Bontang. Di mana kota dengan julukan 'Kota Taman' yang sekarang dipimpin duet Basri Rase-Najirah juga meraih prestasi di acara tersebut.
"Kota Bontang meraih Certificate of Recognition - Clean Land kategori Small Cities atau kota kecil. Kita ucapkan selamat juga kepada Kota Bontang," imbuhnya.
Ia mengimbau agar kota-kota lain di Kaltim termotivasi untuk meraih kesuksesan yang sama. Caranya tentu harus mampu menciptakan kota yang bersih, rapi, indah dan nyaman dengan dukungan penuh masyarakat dan regulasi yang konsisten dalam penerapannya.
Award ESC ini diterima oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud dan Wali Kota Basri Rase. Penghargaan diserahkan langsung Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas