SuaraKaltim.id - Kiper Borneo FC Samarinda Gianluca Pandeynuwu meminta rekan-rekannya melupakan kekalahan dari Bhayangkara FC yang menumbangkan mereka dengan skor 1-2.
Karena menurutnya, di Senin (01/11/2021) nanti, Pesut Mahakam akan kembali melakoni laga liga 1 menghadapi PSS Sleman yang saat ini juga masih dalam kondisi tak baik.
Kedua tim hanya berbeda dua poin. Borneo FC berada diperingkat 13 klasemen, dengan 10 poin. Sedangkan PSS berada diperingkat 14 dengan 8 poin.
“Semoga kami bisa tetap fokus dalam menjalani setiap pertandingan lainnya,” ujarnya dilansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (31/10/2021).
Ia meminta para pemain tak lengah sebelum pertandingan berakhir. Sehingga tidak lagi kehilangan poin seperti di pertandingan sebelumnya yang berakhir dengan angka 1-2.
“Sebelum peluit panjang wasit dibunyikan, jangan lengah. Saat ini kami sudah terlalu banyak kehilangan poin dan itu tak boleh lagi terjadi,” jelasnya.
Menurutnya lagi, tim kebanggaan masyarakat Kota Tepian itu harus bangkit. Sehingga tidak semakin terbenam dalam kesedihan. Para pemain harus fokus hingga pluit pertandingan ditiupkan wasit.
“Kami harus bangkit dan memperbaiki penampilan. Kami tak boleh terlalu lama meratapi kekalahan. Semoga kami bisa tetap fokus dalam menjalani setiap pertandingan lainnya," pungkasnya.
Baca Juga: Saksikan! Link Live Streaming Persebaya Surabaya Vs Persiraja Banda Aceh, Tayang Malam Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Proyek Kursi Pijat Rp 125 Juta di Rumah Dinas, Gubernur Kaltim: Saya Nyetir Sendiri Ribuan Kilo
-
Sederet Kontroversi Gubernur Rudy Mas'ud hingga Akhirnya Didemo Rakyat Sendiri
-
Romy Wijayanto Jadi Dirut Bankaltimtara, Gubernur Rudy Mas'ud: Skornya Tertinggi
-
Hak Angket Tak Perlu Interpelasi, DPRD Didesak Usut Kebijakan Pemprov Kaltim
-
Tak Temui Massa saat Demo, Gubernur Rudy Mas'ud Malah Puji Unjuk Rasa lewat Video