Iwan Fals mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan, Kamis (4/11). [MataMata.com]
SuaraKaltim.id - Musisi legendaris Indonesia Iwan Fals nampak mendatangi Polda Metro Jaya. Kedatangannya tersebut diduga hendak melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik.
Tiba sekitar pukul 10.50 WIB, ia hadir di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama kuasa hukum, anaknya, dan istrinya, Rosana.
Sempat menyapa para wartawan, ia langsung masuk ke Gedung SPKT. Saat itu, ia juga berjanji akan menjelaskan duduk perkara terkait laporannya.
Disadur dari Suara.com, Iwan rencananya akan membuat laporan terkait pencemaran nama baik sesama pendiri organisasi masyarakat Orang Indonesia (Ormas OI).
"Nanti bikin laporan dulu," singkat Iwan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/11/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan
-
Rekening Terkuras Lewat APK Berkedok Undangan, Pakar Minta Update Sistem Keamanan