SuaraKaltim.id - Iwan Fals dan salah seorang pengurus Organisasi Masyarakat Orang Indonesia (Orgas OI) bersitegang. Penyanyi legendaris Indonesia itu melaporkan orang tersebut ke Polda Metro Jaya pada Kamis (4/11/2021) kemarin.
Pelantun Bento itu tentu memiliki alasan. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan mediasi dengan salah seorang pendiri Ormas tersebut. Hanya saja, upaya mediasi itu diabaikan.
"Kami sudah buka pintu musyawarah tapi nggak ada tanggapan baik. Maka kami bawa perkara ini ke kepolisian," ujar salah satu tim kuasa hukum Iwan Fals, Aldi Firmansyah, di Polda Metro Jaya, melansir dari Suara.com, Jumat (5/11/2021).
Ia mengungkapkan, dalam upaya mediasi tersebut, pihak kliennya menuntut agar terlapor meminta maaf. Namun, hal itu tak pernah digubris.
"Yang kami minta permintaan maaf secara kekeluargaan atas permintaan yang nggak benar. Tapi nggak ada tanggapan baik," jelasnya.
Dalam pelaporan tersebut, pihak Iwan Fals melaporkan seseorang berinisial KS. KS disebut-sebut kuasa hukum dari IB, salah satu pendiri OI.
"Laporan ini terkait adanya fitnah atau berita tidak benar yang ditayangkan dalam media elektronik, termasuk YouTube, oleh oknum yang saya sebut berinisial KS," tutur Ikhsan, tim kuasa hukum lainnya.
Sementara itu, Iwan Fals mengaku hanya menemani sang istri dan anaknya membuat laporan hukum. Ia berharap kasus ini segera selesai dan hukum bisa ditegakkan.
"Ya saya sebagai suami yang baik menemani. Harapannya saya sebagai warga negara ya ikut aturan aja. Kalau hukum ya hukum tapi ada hal berikutnya juga, yaudah makasih," tandasnya.
Baca Juga: Iwan Fals Laporkan Kasus Pencemaran Nama Baik ke Polda Metro
Sekedar informasi terlapor yang berinisial KS adalah kuasa hukum dari salah satu pendiri ormas OI. Dalam masalah ini, Iwan Fals sempat dituding melakukan tindakan pemalsuan surat pendirian organisasi OI.
Merasa tak terima dan difitnah, pihak Iwan Fals pun melaporkan tindakan tersebut ke Polda Metro Jaya. Laporan ini diterima polisi dengan nomor STTLP/B/5511/11//II/2021/SPKT/Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
5 Mobil Keluarga Bekas di Bawah 100 Juta: Interior Luas, Praktis dan Ekonomis
-
Sebanyak 63 Ribu Paket Seragam Sekolah Gratis Dibagikan di Kaltim
-
3 Mobil Bekas Wuling Konfigurasi Captain Seat: Harga Murah, Fitur Mewah
-
4 Mobil Pintu Geser Bekas di Bawah 100 Juta, Fitur Captain Seat dan Sunroof
-
3 Mobil Bekas Hyundai, SUV Premium untuk Keluarga dengan Teknologi Lengkap