Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Sri Wahyuni mengatakan, sepanjang regulasinya sesuai dengan ketentuan, pihaknya sangat mendukung lahan bekas tambang dijadikan sebagai pariwisata.
“Misalnya status kepemilikan bahwa proses peralihan untuk eks tambang itu sudah memenuhi ketentuannya, yang tidak berbicara lokasinya, kita disini interprensi itu tentang bagaiman melakukan peningkat daya saing pariwisata, servisnya, sumber daya manusia (sdm) itu seperti apa,” jelasnya.
Dia menambahkan jika di kampung lainnya mempunyai sebuah lubang bekas tambang itu boleh di gali dan memanfaatkan potensi yang ada di desa tersebut.
“Jadi justru kehadiran Kelompol Sadar Wisata (Pokdarwis) bisa menggali potensi wisata di desa itu. Contoh ada sungai kecil disalah satu desa kalau orang lihat kan biasa aja, namun kalau dibikin jadi tempat wisata itu bisa menjadi minat masyarakat untuk berkunjung,” bebernya.
“Nah begini juga dengan yang ada di taman gubang ini, ini bekas lubang tambang yang dijadikan sektor pariwisata. Dan saya sangat mengapresiasi warga desa disini menyulap bekas tambang jadi tempat wisata,” pungkasnya.
Kontributor: Apriskian Tauda Parulian
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif