Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Sri Wahyuni mengatakan, sepanjang regulasinya sesuai dengan ketentuan, pihaknya sangat mendukung lahan bekas tambang dijadikan sebagai pariwisata.
“Misalnya status kepemilikan bahwa proses peralihan untuk eks tambang itu sudah memenuhi ketentuannya, yang tidak berbicara lokasinya, kita disini interprensi itu tentang bagaiman melakukan peningkat daya saing pariwisata, servisnya, sumber daya manusia (sdm) itu seperti apa,” jelasnya.
Dia menambahkan jika di kampung lainnya mempunyai sebuah lubang bekas tambang itu boleh di gali dan memanfaatkan potensi yang ada di desa tersebut.
“Jadi justru kehadiran Kelompol Sadar Wisata (Pokdarwis) bisa menggali potensi wisata di desa itu. Contoh ada sungai kecil disalah satu desa kalau orang lihat kan biasa aja, namun kalau dibikin jadi tempat wisata itu bisa menjadi minat masyarakat untuk berkunjung,” bebernya.
“Nah begini juga dengan yang ada di taman gubang ini, ini bekas lubang tambang yang dijadikan sektor pariwisata. Dan saya sangat mengapresiasi warga desa disini menyulap bekas tambang jadi tempat wisata,” pungkasnya.
Kontributor: Apriskian Tauda Parulian
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket