SuaraKaltim.id - Persiba Balikpapan akan melakoni laga menentukan. Laga itu akan melawan Persewar Waropen di pekan ke-9 liga 2 di stadion Batakan, Rabu (24/11/2021).
Kemenangan menjadi harga mati bagi Tim Selicin Minyak jika ingin lolos ke babak delapan besar, sekaligus menghindarkan diri dari jeratan degradasi. Karena selisih poin tak jauh beda.
Pelatih Persiba Balikpapan Fakhri Husaini mengatakan, telah membenahi kelemahan timnya di laga sebelumnya saat bermain imbang 1-1 dengan Suliut United pekan kemarin.
“Kami sudah mempersiapkan diri seoptimal mungkin setelah laga terakhir menghadapi Sulut united,” ujarnya melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com di hari yang sama.
Ia mengaku ada beberapa hal positif yang dilakukan pemain. Tapi ada juga beberapa catatan yang memang perlu diperbaiki oleh tim kesayangan warga Kota Pelabuhan ini.
Salah satu yang menjadi perhatian mantan pelatih timnas U-16 itu yakni seragan balik tim asal Papua tersebut yang dianggapnya sangat berbahaya. Sehingga harus diantisipasi.
“Serangan-serangannya berbaliknya juga cukup berbahaya sehingga jadi bahan evaluasi kami semuanya. Mereka bermain sangat kompak dan bermain sangat kolektrif,” katanya.
Jika imbang lawan Persewar Waropen, apalagi kalah, maka akan semakin menyulitkan tim dengan julukan Beruang Madu itu untuk lolos ke babak delapan besar. Sehingga menjadi laga menentukan.
Baca Juga: Wasit Liga 1 Merasa Terhina Karena Sosok Mr Y, Mata Najwa Bakal Disomasi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas