Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Rabu, 24 November 2021 | 16:02 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Kadisdikbud) Kota Balikpapan, Muhaimin. [Inialikpapan.com]

Pasalnya, pada saat pulang sekolah ditemukan anak-anak didik masih berkumpul dan terkadang tidak menggunakan masker. 

“Adapula, berkumpul karena belum dijemput orang tuanya. Itu evaluasinya,” ucapnya.

Walaupun PTM di Kota Balikpapan berjalan dengan aman dan terkendali dengan penanganan protokol kesehatan (prokes) yang keta, akan tetapi, belum ada petunjuk untuk melakukan penambahan waktu pembelajaran di sekolah. Mengingat, kota yang terkenal akan industrinya masih berada pada PPKM level 2.

“Nanti kalau kami PPKM level 1, kami akan minta izin dulu kepada wali kota selaku Ketua Gugus Covid untuk ditambah jam belajarnya atau persentasenya,” terangnya.

Baca Juga: Persiba Balikpapan Antisipasi Serangan Balik Persewar Waropen

Apabila PPKM level 1, skema PTM yang akan dilakukan di antaranya persentase kehadiran peserta didik di sekolah menjadi 75 persen yang sebelumnya 50 persen. Lanjutnya, waktu pembelajaran untuk tingkat SD menjadi 2,5 jam hingga 3 jam sebelumnya dua jam dan tingkat SMP menjadi 3,5 jam dari awal mula tiga jam. Kemudian, pembelajaran PTM dilakukan dua hari dalam sepekan menjadi seminggu tiga kali. 

“Yang penting Prokesnya siap,” tutupnya.

Load More