SuaraKaltim.id - Kota Balikpapan kini memiliki destinasi wisata baru yang didirikan oleh masyarakat sadar wisata. Destinasi baru tersebut ialah Pantai Tanjung Bayur yang berlokasi di Kelurahan Tritip, Balikpapan Timur.
Destinasi itu memberikan suguhan kepada pengunjung untuk bisa menikmati suasana pantai dari pagi hingga malam hari sambil menginap di vila ataupun tenda. Di tempat ini juga menyediakan makan malam dengan pasangan dalam suasana pantai dan nuansa hijau pohon pinus.
Namun, akses jalan dan tidak adanya listrik di destinasi wisata tersebut menjadi keluhan. Padahal dalam setahun terakhir, tempat itu sudah ramai dikunjungi.
“Harapan kami dari pengelola di Pantai Tanjung Bayur ini fasilita jalan. Sebenarnya dengan kondisi jalan seperti ini tidak masalah. Cuma kasihan tamunya, oke masuk bisa jadi ada bampernya yang pecah, kita gak pernah tahu karena kondisi jalan,” ujar Ruslan salah satu pengelola melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Senin (29/11/2021).
Baca Juga: Status Waspada Banjir di Beberapa Wilayah Ini Menghantui Masyarakat Kaltim
Lalu masalah lisitrik. Mereka para pengelola mengaku harus menarik kabel dari rumah warga yang jaraknya lumayan jauh. Lantaran vila maupun tenda memang harus ada fasilitas listrik untuk pengunjung.
“Disini ada tapi kami harus narik lumayan jauh dan itu lokasinya naik turun. Fasilitas yang ada sebenarnya kurang maksimal juga akhirnya kayak kipas angin (yang tersedia),” ungkapnya.
Para pengelola juga mengatakan, sebenarnya sudah pernah mengajukan ke PLN terkait aliran listrik tersebut. Namun, belum juga terealisasikan.
Sementara jika harus menggunakan genset biaya yang harus dikeluarkan cukup besar. Khususnya untuk BBM.
“Kita sudah pernah mengajukan ke PLN bahkan sudah pernah disurvei kesini tapi saya nggak ngerti seperti apa prosedurnya atau tidak mencukupi secara komersial ya sehingga tidak bisa,” katanya.
Baca Juga: Warga Pandeglang Terseret Ombak Saat Mencari Ikan di Pantai Karisma Ditemukan Tewas
Sementara terkait sampah yang masih terlihat di pantai, ia menuturkan, setiap hari pihaknya selalu membersihkan. Hanya saja karena area lokasi pantai yang begitu luas sehingga ada keterbatasan dalam sumber daya manusianya (SDM).
Berita Terkait
-
8 Destinasi Wisata di Cilacap, Banyak Spot Instagramable
-
Seorang Bocah Ditemukan Tewas Tenggelam saat Libur Lebaran di Pantai Garut
-
8 Rekomendasi Tempat Wisata di Solo, Kunjungi Bersama Keluarga saat Pulang Kampung
-
6 Destinasi Wisata di Semarang, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk
-
Pantai Anyer dan Carita Dipenuhi Pengunjung, Intip 5 Rekomendasi Pantai Indah Lainnya di Banten
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN