SuaraKaltim.id - Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Kasmidi Bulang mengaku, menangani arsip bisa menjadi hal yang susah-susah gampang jika tidak memahami cara pengelolaan dan penyelenggaraannya.
Oleh sebab itu, menurut Wabup ini, tak menutup kemungkinan arsip milik negara yang hilang, penumpukan arsip di sembarang tempat, sulitnya menemukan arsip dengan cepat dan tepat, sebagai akibat dari pengelolaan arsip yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah kearsipan.
“Jangan menyepelekan kearsipan karena tata kelola kearsipan merupakan salah satu indikator tata kelola pemerintahan yang baik. Kearsipan harus dikawal, diawasi bahkan diaudit,” katanya melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (7/12/2021).
Selanjutnya, Wabup mengatakan dalam audit kearsipan, permasalahan yang sering ditemukan adalah terkait sumber daya manusia, masalah muncul ketika pengelola kearsipan dimutasi. Selain itu juga terkait sarana dan prasarana yang kurang memadai.
“Bagaimana dengan daerah kita? Saya harap dengan bimtek ini, baik para Kepala Perangkat Daerah sebagai penanggung jawab, arsiparis atau pengelola kearsipan sebagai pelaksana tugas dapat mengikuti dengan serius dan menyerap seluruh informasi, pengetahuan dan ilmu yang diberikan oleh narasumber sehingga dapat bermanfaat dalam melayani kepentingan lembaga dan masyarakat,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei