SuaraKaltim.id - Pemerintah Pusat resmi membatalkan PPKM level 3 serentak yang sebelumnya akan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 mendatang. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyatakan akan melakukan penyesuaian regulasi antara kebijakan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
"Kami akan melakukan penyesuaian, karena kita belum menerima surat resmi. Masih di berita kan?," ujarnya saat dikonfirmasi melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Selasa (7/12/2021).
Untuk diketahui, Pemkot Samarinda melalui Instruksi Wali Kota Samarinda nomor 15 tahun 2021 telah mencantumkan penerapan PPKM level 3 di Kota Samarinda saat perayaan hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
Ia menyampaikan, telah mengetahui wacana pembatalan penerapan PPKM level 3 oleh Pemerintah Pusat. Kendati menurutnya pengetatan pada akhir tahun tetap akan dilakukan demi menjaga kondisi masyarakat dari penyebaran Covid-19.
"Walaupun secara Nasional PPKM level 3 dibatalkan, tetapi pengetatan di Nataru tetap akan kita lakukan, untuk menjaga segala kemungkinan yang tidak kita perkirakan," paparnya.
Disinggung status Instruksi Wali Kota Samarinda 15/2021 terkait penerapan PPKM level 3 yang mengacu Imendagri 62/2021 sebelumnya, ia mengaku akan merevisi kebijakan tersebut setelah Inmendagri teranyar yang mengatur hal serupa diterima secara resmi oleh pihaknya.
"Kita menunggu revisi Inmendagri nya, karena kita baru dengar dari berita ya, sementara ini instruksi yang ada masih berlaku, dan baru bisa dibatalkan jika sudah ada surat lagi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru
-
BRI Bersinergi Dengan Danantara Pacu Ekonomi Kerakyatan, Laba Naik dan Dividen Tertinggi
-
Jaga Integritas Perusahaan, BRI Tingkatkan Deteksi Fraud dan Pengawasan Internal