SuaraKaltim.id - Viral di media sosial Instagram kabar sejumlah warga mengalami kesurupan massal di Kecamatan Biduk-biduk. Kesurupan massal itu diduga terjadi usai seekor buaya sepanjang 4,7 meter yang ditangkap sebelimnya akibat kemunculannya di destinasi wisata Labuan Cermin menggemparkan masyarakat setempat dan publik.
Melansir dari instagram @berauterkini, buaya besar tersebut diminta untuk dilepasliarkan. Atau tidak jadi dibawa ke luar daerah itu.
"Penangkapan buaya di daaerah Wisata Labuan Cermin, Kecamatan Biduk-biduk pada Rabu (29/12/2021) kemarin sempat menghebohkan warga sekitar. Usai diamankan oleh warga bersama TNI-Polri, penanganan buaya tersebut pun langsung dikoordinasikan dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," jelasnya, dikutip dari keterangan tulis yang diberikan admin, Sabtu (1/1/2022).
Kemudian, Kepala BKSDA Berau Dheny mengatakan, sehabis mendapatkan laporan dari warga, tim BKSDA sesegera mungkin menyiapkan kandang lalu pergi ke Kecamatan Biduk-biduk untuk melakukan rencana evakuasi.
Namun, usai sampai di lokasi, pihaknya melakukan perundingan dengan warga serta kepala kampung.
“Tim kita sampai dilokasi sekitar pukul 23.00 Wita, dan setelah dirundingkan hingga pukul 01.00 Wita dini hari tadi maka disepakati bahwa buaya tersebut akan dilepasliarkan,” ungkapnya lagi, dikutip juga dari keterangan tulis.
Ia menjelaskan, alasan buaya dilepasliarkan karena warga tak mau buaya tersebut dibawa keluar dari Biduk-biduk. Pasalnya menurut informasi bahwa ada sejumlah warga yang kesurupan diduga akibat penangkapan buaya tersebut.
“Selain itu juga buaya ini dianggap keramat, jadi warga tidak mau buaya ini dibawa keluar biduk,” terangnya.
Tanggapan warganet
Baca Juga: Viral Bahar bin Smith Debat dengan Jenderal TNI, Ahmad: Ada Upaya Benturkan TNI vs Rakyat
Warganet yang melihat unggahan tersebut ramai memberikan komentar. Banyak dari mereka yang tak heran dengan peristiwa itu. Bahkan ada yang membagikan pengalaman senada.
"Ini Indonesia," terangnya.
"Teman sy jg ada kerasukan ikan kakap... gr"sering mncing ," jelasnya.
" nanti klau ada korban, berarti itu tumbal.," tambahnya.
"Lah jdi klu ad korban gimna ntr," tanya warganet lain.
"Nnti kalo ada korban anggap aj sebagai tumbal ," timpalnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Massa Kembali Demo di Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud ke Jakarta
-
Rudy Mas'ud ke Jakarta di Tengah Rencana Demo, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim
-
Akhir Pelarian Pembobol ATM di Samarinda, Polisi Tangkap Pelaku hingga Jawa Barat
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar