SuaraKaltim.id - Rencana pelaksanaan ibadah umroh yang akan dilakukan pada awal 2022 ini, seperti bakal tertunda kembali. Hal tersebut diakibatkan kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum memungkinkan untuk memberangkatkan jamaah umroh ke tanah suci.
Kepala Kemenag Kota Balikpapan, Johan Marpaung mengatakan, baik pemerintah pusat dan daerah telah berkoordinasi terkait penundaan pelaksanaan umrah selama 2022. Karena, kondisi pandemi yang belum memungkinkan.
“Kami masih menunggu, mudah-mudahan umrah bisa dilaksanakan,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (6/1/2022).
Katanya, Kementerian Agama belum bisa memastikan pelaksanaan umrah 2022 terkait kondisi pandemi. Apalagi, dengan adanya varian baru Covid-19 Omicron yang mengancam keselamatan jamaah umrah.
“Kementerian Agama tidak ingin mengambil risiko untuk memberangkatkan travel-travel,” katanya.
Meski begitu, sejauh ini disebutnya tidak ada travel umrah di Balikpapan yang berencana mengirimkan jamaah umrah ke Tanah Suci.
“Tidak ada, sejauh ini untuk Kota Balikpapan masih aman,” imbuhnya.
Ia menambahkan, penundaan itu berimplikasi pada mundurnya jadwal keberangkatan travel umrah di Balikpapan. Di mana jumlah jamaah asal Balikpapan disebutnya mencapai sekitar 2 ribu orang.
Menurutnya, jamaah umrah asal Balikpapan telah tertunda jadwalnya selama masa pandemi yang berlangsung sekitar 2 tahun belakangan.
Baca Juga: Ustaz Yusuf Mansur Mangkir Dari Sidang Perdana Soal Wanprestasi
“Biasanya Balikpapan itu setiap umroh memberangkatkan 4 ribuan orang,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas