SuaraKaltim.id - Kasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (Piak), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang, Muhammad Thamrin mengatakan, nantinya transisi dari KTP fisik ke digital akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan masing-masing masyarakat.
"Artinya kita uji coba yang mana sudah siap, karena masyarakat kita ada yang masih tidak mengikuti teknologi," tuturnya, melansir klikkaltim.com-jaringan suara.com, Sabtu (8/1/2022).
Menurutnya, menggunakan KTP digital memang nemberikan kemudahan masyarakat dalam melakukan kepengurusan.
Satu diantaranya, dengan tidak perlu lagi melakukan persyaratan foto copy KTP. Dengan begitu, masyarakat tinggal menyimpan di ponsel masing-masing.
Hal itu berlaku kepada mereka yang sudah memegang e-KTP, maupun baru wajib KTP.
Dengan adanya KTP digital ini, tidak ada lagi KTP hilang, apabila ponsel masyarakat hilang, tinggal ke Disdukcapil, untuk meminta QR Codenya.
"Karena ini masih uji coba makanya nanti akan dilihat di mana kekurangan daripada teknologi ini, bertahap mungkin satu hingga lima tahun ke depan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan