SuaraKaltim.id - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di Kota Balikpapan mulai dilaksanakan, Senin (10/1/2022).
Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mengingatkan agar Puskesmas yang ada di setiap kelurahan Kota Balikpapan mampu membantu dalam pemantauan penerapan protokol kesehatan (Prokes) di sekolah.
“Kami libatkan puskesmas untuk membantu pantauan prokesnya,” ujar Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty kepada media, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (11/1/2022).
Katanya, PTM 100 persen yang dilaksanakan di Kota Balikpapan sudah sesuai dengan instruksi dan tahapan dari surat keputusan bersama (SKB) 4 Menteri.
“Jadi ini sudah kami siapkan termasuk mengejar percepatan vaksinasi sampai hari ini sudah 72 persen untuk usia 6-11 tahun dan seminggu kita laksanakan terus biar capai 100 persen,” tutup Dio.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
5 Bedak Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Samarkan Noda dan Tanda Penuaan
-
Prakiraan Cuaca 20 Mei 2026, Samarinda Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
-
Wacana Investasi Hijau, 170 Ribu Hektare Lahan Kritis di Kaltim Bakal Direhabilitasi
-
Kabar DPRD Kaltim Bakal Konsultasi ke Mendagri Terkait Hak Angket ke Rudy Mas'ud
-
Klaim Investasi Capai Rp72,39 Triliun, Pembangunan IKN Terus Berlanjut