- Bank Indonesia Kaltim menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,18 triliun.
- Penyediaan merupakan langkah antisipasi lonjakan kebutuhan uang kartal.
- Penukaran uang mulai 18 Februari-15 Maret 2026 di 7 kabupaten/kota.
SuaraKaltim.id - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,18 triliun guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Kepala Perwakilan BI Kaltim, Jajang Hermawan menjelaskan bahwa penyediaan uang layak edar (ULE) ini merupakan langkah antisipasi terhadap lonjakan kebutuhan uang kartal yang biasanya mencapai 20 persen dari total kebutuhan tahunan.
"Jumlah yang kami siapkan tahun ini meningkat 19,13 persen (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Jajang dikutip dari Antara, Selasa (17/2/2026).
Secara nasional, Bank Indonesia mengalokasikan uang layak edar sebesar Rp185,6 triliun.
Program ini merupakan implementasi UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang untuk menjamin ketersediaan uang yang cukup, pecahan yang sesuai, tepat waktu, serta terjamin keasliannya.
Menurut Jajang, layanan penukaran uang di Kalimantan Timur akan berlangsung mulai 18 Februari hingga 15 Maret 2026 di tujuh kabupaten/kota.
BI bekerja sama dengan perbankan menyediakan akses melalui, Penukaran Ritel melalui sejumlah masjid di Samarinda.
Layanan Terpadu ada si Gedung Pramuka Samarinda dan Kantor Perbankan berada 35 titik kantor bank yang telah ditunjuk.
Bagi masyarakat yang ingin menukar uang, lanjut Jajang, wajib mendaftar secara daring melalui aplikasi atau situs PINTAR.
Kuota pendaftaran untuk wilayah Kalimantan dibuka dalam dua tahap. Tahap I pada 14 Februari 2026 (pukul 08.00 WIB), dan tahap II pada 27 Februari 2026 (pukul 08.00 WIB).
Batas maksimal penukaran ditetapkan sebesar Rp5,3 juta per orang dalam satu paket. Melalui Serambi 2026, BI juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Hal ini dilakukan dengan mengenali keaslian uang melalui metode 3D (dilihat, diraba, diterawang) serta merawat uang fisik dengan prinsip 5J (Jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler, dan dibasahi).
Jajang turut mengapresiasi sinergi perbankan dan mitra kerja di Kaltim dalam memastikan distribusi uang rupiah berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran selama momentum hari besar keagamaan ini. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Duit Rp18,6 Miliar untuk Modal Ribuan Pelaku Usaha di Kaltim
-
Rp25 Miliar untuk Rumah Dinas Gubernur-Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji Klarifikasi
-
Tangan Bayi Menghitam di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Dinkes Kaltim Investigasi
-
Sausu Tambu Bersinar Lewat Desa BRILiaN, Ekonomi Pesisir Kian Kuat dan Berdaya Saing
-
BRI Raih Penghargaan Domestik, Perkuat Peran di Pasar SBN Nasional