SuaraKaltim.id - Saat ini posisi Wakil Wali Kota Balikpapan masih kosong, sejumlah partai pengusung tentunya berharap agar segera ada keterisian posisi tersebut sehingga bisa membantu kinerja Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle mengatakan, untuk mencalonkan Wakil Walikota Partai pengusung yang akan berdiskusi merumuskan masalahnya, mungkin ada seleksi pansus yang ada di dewan, mekanismenya adalah silahkan saja partai-partai pengusung yang akan berdiskusi dengan fraksi-fraksi.
“Andai kata saya dicalonkan itu hak prerogratif partai yang bersangkutan, tetapi tidak serta merta itu diterima karena amanat undang undang harus dua nama diusulkan ke DPRD,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (18/1/2022).
Nantinya dua nama tersebut akan dilakukan pemilihan di dewan. Apalagi sesuai surat edaran Mendagri yang berharap wilayaj yang masih ada kekosongan Wali Kota atau Wakil diminta untuk segera mencari penggantinya.
“Kita bicara aturan yang jelas ada tujuh partai pengusung mereka punya hak untuk mencalonkan nama, misal ada 7 nama, tapi yang diajukan ke DPRD hanya 2 nama dipilih anggota DPRD,” tuturnya.
Kata Sabaruddin dalam undang-undang tidak dijelaskan batasan waktu untuk mengisi kekosongan Walikota atau Wakil, hanya saja dengan adanya surat edaran tersebut, sebaiknya dipercepat.
“Yang jelas hanya dua nama yang akan diajukan ke DPRD Balikpapan,” tutup Politikus Gerindra ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa