SuaraKaltim.id - Pihak kepolisian saat ini sudah menetapkan sopir truk tronton maut sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan di Muara Rapak, Balikpapan. Pemeriksaan tes urine bahkan sudah dilakukan ke Muhammad Ali, sopir truk tersebut.
Dari hasil pemeriksaan tes urine, dikabarkan pula bahwa hasilnya negatif. Hal itu disampaikan Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto.
“Untuk status sopir sampai kemarin setelah kejadian dilakukan pemeriksaan secara maraton oleh penyelidik dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, tes urinenya juga negatif, perkembangan lebih lanjut Senin depan kami update hasil penyelidikan kasus ini,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (22/1/2022).
“Begitu juga dengan pihak perusahaan penyedia truk trailer juga sudah kami panggil hari ini untuk dimintai keterangan,” tambahnya.
Ia mengatakan, pada Selasa depan Tim Korlantas Mabes Polri juga akan datang ke Balikpapan untuk melakukan kajian. Diharapkan kejadian ini jadi titik tolak ukur agar segera mewujudkan rekayasa jalan di turunan Muara Rapak yang selama ini sudah sering menjadi lokasi lakalantas.
“Kami juga akan mengecek seluruh perusahaan yang memiliki truk trailer yang operasionalnya di jalan utama baik di Kota Balikpapan dan Samarinda, jika masih ada yang melanggar akan kami tertibkan bersama dengan stakeholder lainnya,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan