SuaraKaltim.id - Penetapan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim sudah sah dilakukan sejak Undang-undang (UU) IKN disahkan beberapa waktu lalu. Penamaan daerah yang tingkatnya naik setara dengan provinsi itu pun juga baru, yakni Nusantara.
Timbul pertanyaan siapakah orang yang dirasa pantas untuk memimpin Nusantara. Dikabarkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai pemimpin daerah baru tersebut.
Pendapat senada pun diberikan Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul. Ia memberikan tanggapan terkait sosok yang berpotensi menjadi kepala otorita IKN baru. Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memang memiliki potensi paling besar di antara calon-calon yang beredar di publik.
"Saya kira nama-nama yang beredar merupakan figur yang sukses ketika menjadi kepala daerah. Tetapi, menurut saya, sosok Ahok paling leading," ujarnya melansir dari wartaekonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Selasa (25/1/2022).
Baca Juga: Soal Calon Kepala Otorita IKN, Pengamat: Ahok Paling Cocok
Baginya, sosok yang kelak menjadi kepala otorita IKN harus memiliki sikap tegas, visioner, berintegritas, dan mampu mengorganisir lembaga IKN. Ahok, menurutnya memiliki hal-hal tersebut.
"Karena, fungsi utamanya adalah menjadi support system bagi reformasi pembangunan yang ada di Indonesia. Terlebih lagi dia kadang-kadang menggunakan tangan besinya. Oleh karena itu, menurut saya, dia lebih cocok dari pada yang lain-lain," ucapnya.
Namun demikian, Presiden Jokowi sempat membeberkan kriteria yang ia inginkan untuk menjadi kepala otoritaria IKN. Ciri-ciri tersebut yang juga menjadi pembahasan lain di ruang publik.
“Kalau saya inginnya, sih, orang yang punya latar belakang arsitek dan pernah memimpin daerah. Tapi itu kan keinginan saya,” tandas orang nomor satu di Indonesia itu.
Berita Terkait
-
Sensasi Martabak Sarang Tawon, Cita Rasa Unik di Pekanbaru
-
CEK FAKTA: Presiden Prabowo Pakai Dana Haji untuk Lanjutkan Bangun IKN
-
RUU TNI Bakal Disahkan Hari Ini, Sejumlah Anggota DPR Mulai Merapat ke Ruang Rapat Paripurna
-
Cek Fakta: Gibran Sebut Pemerintah Tak Sengaja Pakai Dana Haji, jadi Tidak Berdosa
-
Cek Fakta: Budi Arie Sebut Pemerintah Pakai Dana Haji Rp700 Triliun untuk IKN
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN