SuaraKaltim.id - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser Muhammad Yunus mengatakan, penerapan pembelajaran tatap muka (TPM) secara penuh atau 100 persen di wilayahnya akan di mulai pada awal Februari.
"Karena telah memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam SKB Empat Menteri, maka awal Februari akan diberlakukan PTM secara penuh," katanya, melansir dari ANTARA, Selasa (25/1/2022).
Menurutnya, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri mengenai penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang diterbitkan pada 21 Desember 2022, di wilayah PPKM level 1 dan level 2 bisa melaksanakan PTM dengan jumlah peserta didik 100 persen.
"Satuan pendidikan di wilayah PPKM 1 dan 2 yang akan menggelar PTM 100 persen, minimal tenaga pendidik yang sudah divaksin mencapai 80 persen. Data riil, tenaga pendidik yang sudah divaksin 92 persen,” jelasnya.
Demikian juga dengan presentase vaksin untuk lansia minimal 50 persen, sementara menurutnya, data riil vaksinasi untuk lansia sudah mencapai 60%.
Ia menambahkan saat ini sebenarnya ada 48 sekolah yang sudah menerapkan PTM di Paser. Namun, sekolah-sekolah tersebut berada di daerah terpencil.
Dalam pemberlakuan PTM 100 persen ini, ia menjelaskan, waktu belajar untuk satu mata pelajaran 20 menit untuk Taman Kanak-kanak, 25 menit untuk Sekolah Dasar (SD) dan 30 menit untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI