Menurutnya, aduan-aduan terkait jalanan rusak mungkin saja sudah disampaikan ke pemerintah. Keluhan dari yang biasa sampai luar biasa disebut sudah dijelaskan. Walaupun kenyataannya, jalan tanah masih banyak ada di wilayah tersebut.
"Saya kalau ke sekolah, jaraknya sekitar 20 sampai 25 kilometer. Jalannya banyak disemenisasi sebenarnya, cuma ada spot-spot jalan rusak. Apalagi pas hujan yang harus membuat kita sebagai pengguna jalan hati-hati jadinya," tandasnya.
Namun, hal-hal tersebut membuat dirinya merasa terharu. Ia bangga dengan kegigihan para siswa-siswi yang harus melewati jalanan rusak parah untuk bisa belajar dan mengenyam pendidikan.
Ia bangga kepada para anak didiknya yang mau berusaha untuk bisa mewujudkan cita-cita yang mereka impikan. Ia juga bangga akan keinginan para siswa-siswi yang terus mencoba walau tahu itu bahaya.
"Saya terharu Mbak, mereka mau seperti itu. Kita (para guru) jadi tahu perjuangan mereka juga berat buat wujudkan cita-cita, keinginan kita sederhana saja kok," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif