SuaraKaltim.id - Borneo FC akan melakoni laga berat menghadapi tuan rumah Bali United dalam lanjutan Liga 1, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Sabtu (29/1/2022) ini.
Laga tersebut akan menjadi debut Fakhri Husaini sebagai arsitek tim asal Kota Tepian. Sekaligus, menjadi kesempatan bagi Borneo FC untuk bisa bersaing dipapan atas klasemen sementara, karena tertinggal 13 poin dari peringkat pertama Bhayangkara FC.
Stopper Borneo FC Nurdiasnyah mengakui, Serdadu Tridatu salah satu kandidat juara musim ini. Meskipun saat ini mereka masih tercecer diperingkat 5 klasemen dengan 38 poin atau selisih lima poin dari Bhayangkara FC.
“Bali United tim yang kuat. Meski kami bisa menahan imbang mereka di putaran pertama, tapi sekarang mereka pasti punya sesuatu yang beda,” ujarnya menyadur dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (29/1/2022).
Menurutnya, para pemain Borneo FC harus memiliki kepercayaan diri untuk meraih hasil positif. Apalagi dengan pelatih baru dan diputaran pertama bahkan mampu menahan imbang 1-1.
“Pasti kami harus fokus menghadapi mereka. Kami harus percaya dengan kemampuan kami dengan taktik dan strategi yang diberikan pelatih baru. Kami harus bekerja lebih keras untuk dapatkan hasil maksimal. Kami ingin menang agar bisa terus bersaing menembus papas atas klasemen seperti yang kami targetkan dari awal,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas