SuaraKaltim.id - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pindahnya ibu kota negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) bakal memberi dampak positif terhadap persoalan klasik di Jakarta.
Ia yakin masalah klasik di Jakarta seperti macet dan banjir bisa selesai seiring pindahnya pusat pemerintahan ke Bumi Mulawarman. Dengan begitu, Jakarta bakal menjelma menjadi lebih baik lagi.
"Mudah-mudahan macet berkurang, banjir mudah-mudahan berkurang, polusi udara makin baik. Pak Jokowi memindahkan ibu kota kan tujuannya baik. Supaya pemerataan pembangunan dan ekonomi dan lain sebagainya supaya Jakarta bisa lebih lagi. Banjir tidak ada lagi," katanya, melansir dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Rabu (9/2/2022).
Ia mengatakan, sekalipun status ibu kota tak lagi disandang Jakarta, tanah Batavia ini tetap saja menjadi kota metropolitan. Dengan infrastruktur pembangunan yang komplit.
"Ya sekalipun ibu kota pindah ke Kaltim, Jakarta tetap akan menjadi kota metropolitan, semua lengkap, bisnis, sekolah, kesehatan, pariwisata sudah terbentuk sebagai kota yang baik," jelasnya.
Karena itu, politisi Partai Gerindra ini meminta publik Jakarta tidak usah khawatir. Apalagi, proses pemindahan IKN membutuhkan waktu panjang.
"Jadi Jakarta ini tidak usah khawatir kemudian pemindahan itu butuh waktu yang lama di sana perlu bangun infrastruktur, dan ekosistem sebagainya. Jadi sementara ini kami fokus terus melaksanakan pembangunan sampai dengan masa jabatan ini," jelasnya.
Nantinya, proses pembangunan di Jakarta juga tetap berlanjut sekalipun dijabat penjabat Gubernur Jakarta. Yang pasti, kata dia, pihaknya ingin agar masa depan Jakarta menjadi kota perekonomian, bisnis dan pendidikan di Indonesia.
"Nanti dilanjutkan lagi oleh PJ sampai selesai, sampai seterusnya. Kita ingin Jakarta menjadi kota perekonomian, kota bisnis, mudah-mudahan juga menjadi kota pendidikan, pusat kesehatan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kemenhub Anggarkan Rp 5,43 Miliar Bangun Transportasi Darat di IKN pada 2022
-
Adik Prabowo Berencana Dirikan Pusat Suaka untuk Satwa Ini di Dekat IKN: Tamu Asing Bisa Lihat Aset Bangsa Indonesia
-
Jokowi Dapat Ucapan Terima Kasih Karena Memindahkan IKN, Tokoh Etnis Dayak Tonyoi Benuaq Rina Laden: Niatnya Baik
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026