SuaraKaltim.id - Vaksinasi Covid-19 dosis 2 untuk murid SD/MI (Madrasah Ibtidaiyah) atau kelompok anak usia 6-11 tahun di Samarinda, ditargetkan tuntas Februari ini. Untuk lokasi vaksin disebut tersebar pada 115 sekolah di 10 kecamatan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disduibud) Samarinda, Asli Nuryadin. Ia mengatakan jumlah murid SD dan sederajat yang ditargetkan tervaksin pada dosis 2 Februari ini sebanyak 88.728 orang.
"Terdiri 79.845 murid SD dan 8.883 murid MI," ujarnya, melansir dari ANTARA, Selasa (15/2/2022).
Vaksinasi ini dilakukan dengan bekerjasama antara pihaknya dan Korem 091/Aji Surya Natakesuma di Samarinda, Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda, hingga Puskesmas di masing-masing kecamatan.
Dalam vaksinasi dosis 1 pada Januari lalu, sasaran jumlah murid yang divaksin pun jumlahnya sama. Namun, murid yang berhasil mengikuti vaksin sekitar 70 persen, karena ada murid yang datang namun tidak bisa divaksin karena kondisi kesehatannya, ada pula murid yang tidak hadir.
Ia menjelaskan, bagi murid yang tidak sempat mengikuti vaksin pada Januari lalu, pihaknya masih membuka kesempatan vaksinasi susulan. Sehingga, dari vaksin susulan tersebut terdapat 20 persen murid yang tervaksin.
"Sekarang sudah sekitar 90 persen murid SD dan yang sederajat telah divaksin dosis 1. Sisanya yang 10 persen masih kami buka kesempatan untuk mengikutinya sambil kami jalankan untuk vaksin dosis 2 bulan ini," katanya.
Sementara itu, pada vaksinasi murid SD dan yang sederajat dosis 2 pada bulan ini mulai digelar hari Senin, 14 Februari, sedangkan target tuntasnya pada Sabtu, 26 Februari.
Untuk hari pertama pelaksanaan vaksinasi dosis 2 digelar di delapan sekolah yang tersebar pada enam kecamatan, sementara total peserta yang ditargetkan tervaksin pada Senin, 14 Februari ini sebanyak 7.657 murid.
Lokasinya antara lain di SDN 008 Kecamatan Samarinda Kota sebanyak 718 murid, SD Muhammadiyah 1 sebanyak 988 murid, SDN 001 Kecamatan Samarinda Ilir sebanyak 1.087 murid, SDN 012 Kecamatan Samarinda Utara sebanyak 792 peserta.
"Kemudian di SDN 010 Kecamatan Samarinda Seberang sebanyak 1.169 peserta, SDN 009 Kecamatan Palaran 777 peserta, SDN 004 Kecamatan Sungai Pinang 1.052 peserta, dan SD Katolik St Fransiskus Assisi sebanyak 1.074 peserta," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan
-
Rekening Terkuras Lewat APK Berkedok Undangan, Pakar Minta Update Sistem Keamanan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Minggu 22 Februari 2026