SuaraKaltim.id - Perkembangan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan RM pengajar pendidikan agama di yayasan tak berizin operasional di Balikpapan Utara memasuki babak baru.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, dari hasil visum yang dilakukan terhadap dua korban yang merupakan satriwati, diketahui ada luka robek di kelamin.
“Kemarin hasil visum sudah keluar, jadi salah satu korban memang itu ada luka robek, tapi tidak ke dasar jadi bukan karena penetrasi benda tumpul atau alat kelamin,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (15/2/2022).
Sehingga katanya, kemungkinan kedua korban tak sampai tak sampai disetubuhi oleh RM. Ia menegaskan hanya ada pelecehan yang terjadi kepada korban.
“Jadi artinya ini masih terjadi pelecehan, belum persetubuhan. Itu yang update terbaru,” jelasnya.
Menurutnya, aksi pencabulan tersebut, dilakukan di rumah korban. Modusnya, pelaku memanggil korban ke rumahnya kemudian kesempatan itulah digunakan melakukan pencabulan.
“Dia modusnya itu memanggil korban ke rumah dengan alasan suruh bersih-bersih rumah dan itu dilakukan di dalam rumahnya. Kalau pun ada beberapa peristiwa yang terjadi di yayasan tersebut, itu mungkin diawal-awal ya,” tuturnya.
Hal mengejutkan lainnya ialah, aksi bejat itu rupanya diketahui istri pelaku. Korban diimingi-imingi di kasih Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Termasuk juga kedua korban dibelikan pakaian.
“Iya istrinya lihat. Korban ada yang sendiri, ada yang sama-sama. Jadi anak satu dan satunya sama-sama tahu. Mereka diimingi-imingi 50-100 ribu, memang di kasih. Korban ini masing-masing dibelikan pakaian sama pelaku. Itu yang jadi barang bukti juga," pungkasnya.
Baca Juga: Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santri Lolos dari Hukuman Mati, Warganet Geram
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu