SuaraKaltim.id - Seluruh masyarakat dan bangsa merasa khawatir terhadap aksi serangan militer besar-besaran yang dilakukan pasukan Rusia ke Ukraina. Kekhawatiran itu juga dirasakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ( Pemprov Kaltim).
Melalui keterangan rilisnya di akun instagram @pemprov_kaltim, pemerintahan Bumi Mulawarman menyebut tidak ada warga Kaltim yang tinggal dan berada di Ukraina.
Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memberikan kabar bahwa hingga saat ini tak ada warga Benua Etam yang menjadi korban terdampak dari serangan militer Rusia ke Ukraina.
"Alhamdulillah tidak ada warga Kaltim yang terdampak dari serangan militer tersebut. Untuk Kalimantan hanya satu. warga Kalimantan Barat yang ada di sana," ucapnya, dilansir dari keterangan rilis, Rabu (9/3/2022).
Karena itu, Pemprov Kaltim merasa bersyukur tidak ada warga Benua Etam yang terdampak dari serangan bombardir Rusia ke Ukraina.
Ia mengatakan, informasi ini juga telah dikonfirmasi pihak Kantor Badan Penghubung Kaltim di Jakarta. Menurut Andi Ishak, itulah data yang diterima Banhub Kaltim di Jakarta melalui Kemenlu RI.
"Kita berharap perang dan konflik ini segera berakhir serta terselesaikan, sehingga masyarakat, bangsa dan negara dunia, khususnya di Indonesia tak khawatir atas apa yang terjadi," harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas