SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan memberikan sanksi tegas bahkan hingga dibawa ke ranah hukum pidana, jika didapati dari distributor, pedagang, hingga warga yang nekat menimbun minyak goreng di Kota Minyak.
“Kita harus tahu dulu, sebulan maksimal satu keluarga butuh 2-4 liter migor, jika mereka membeli lebih dari 4 liter tentu ini ada kecurigaan ini yang potensi menimbun,” ujar Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (10/3/2022).
Ia menambahkan, jika semua warga tidak panic buying, stok minyak goreng masih ada tapi kenyataan di lapangan mereka panik yang kemungkinan melakukan penimbunan. Serta, tidak membeli sesuai kebutuhan.
“Atau jangan-jangan ada oknum yang mencari kesempatan seperti saat ini untuk membeli minyak goreng banyak agar dijual kembali dengan nilai tinggi,” akunya.
Untuk itu, ia menekankan juga akan melakukan pengecekan, jila ada warga yang menimbun akan diserahkan secara hukum, termasuk siapa pun oknumnya yang menimbun baik dari distributor, masyarakat sudah ada regulasi dan pidanakan.
“Kalau pedagang dan distrubutor bukan hanya izin usahanya saja dicabut, orangnya ditangkap!."
“Untuk itu kita jangan panik. Kalau ada pengaturan lainnya dikhawatirkan malah akan timbul masalah baru yang kami harapkan masyarakat gak usa panik sudah beli sesuai kebutuhan,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng