SuaraKaltim.id - Alasan Pemkot Bontang mengganti nama bangunan baru masjid terapung menjadi Darul Irsyad memicu pertanyaan takmir dan Anggota DPRD Bontang. Sebelum pembangunan di lokasi itu, Masjid Al Muhajirin sudah lebih dulu berdiri. Setelah pengerjaan, masjid kemudian dirobohkan dan aktivitas ibadah dialihkan ke Gedung Pelabuhan Loktuan.
Hari ini, Jumat (11/3/2022) masjid dengan moncong lancip menyerupai sebuah haluan kapal itu dibangun seluas 29 X 40 meter berdiri kokoh dengan dua lantai diresmikan. Berbeda dengan bangunan lama, rumah ibadah baru ini dinamai Darul Irsyad. Penamaan itu mendapat pertanyaan dari sejumlah pihak.
Sekertaris Takmir Masjid Al Muhajirin Islamuddin mengatakan, setelah dipindahkan dan dibangun masjid yang baru, dirinya belum pernah diajak diskusi untuk memberi nama masjid ini.
"Kita padahal menunggu (diskusi) tetapi ternyata muncul pengurus yang 80 persen nya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sementara masyarakat hanya 20 persen saja," katanya saat ditemui waktu peresmian Masjid Terapung, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Baca Juga: AM Curi Ponsel di Expo Lang-lang Bontang, Ketangkap di Samarinda Usai Reset iCloud
Rasa kekecewaan pun turut muncul dari Anggota Komisi III Bontang Faisal. Perjuangan untuk membangun masjid yang memakan anggaran hingga Rp 60 miliar itu tidak sesuai yang diharapkan. Anggota dewan yang bermukim di sekitar masjid ini mengaku, intens berkomunikasi perihal penamaan Masjid Terapung tersebut.
Hanya saja, faktanya Pemkot Bontang ternyata tidak sesuai ekspektasi bagi aspirasi masyarakat Kampung Selambai yang ada di Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara.
"Sebenarnya tetap bersyukur karena masjid kebanggaan ini sudah bisa dipakai sebelum bulan Ramadhan. Hanya saja ada kekecewaan di hati karena namanya bukan Al Muhajirin," katanya.
Terbersit Saat Sidak
Menjawab pertanyaan tersebut, Wali Kota Bontang Basri Rase klaim Masjid Terapung ini merupakan bangunan baru. Alasan tak menggunakan nama Al Muhajirin lantaran sudah banyak dikenakan masjid yang berada di Kota Bontang. Nama baru Darul Irsyad secara definisi memiliki arti rumah petunjuk. Dengan begitu, diharapkan bisa menumbuhkan rasa khusuk jamaah dalam beribadah.
Baca Juga: Pohon Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo Bontang, Satu Pengendara Motor Dikabarkan Terluka
Historis pemberian nama itu terbesit setelah adanya kunjungan yang dilakukan pada beberapa waktu yang lalu. Dengan mengobrol biasa anggota DPRD Bontang, tokoh masyarakat serta pejabat lainnya.
Berita Terkait
-
Masuki Usia ke-47 Tahun, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp15,3 Miliar bagi Warga Bontang
-
Cek Fakta: Ida Dayak Gelar Pengobatan di Bontang Agustus 2024, Benarkah?
-
Viral, Diduga Masalah HP, Puluhan Remaja Keroyok Karyawan Kafe di Bontang
-
Hasil Laut Kampung Malahing: Potensi dan Kendalanya
-
Malahing, Kampung Air yang Menyimpan Segudang Produk Potensial Bisnis
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN