SuaraKaltim.id - Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara disebut tak hanya untuk berkemah. Dikabarkan, orang nomor satu di Bumi Pertiwi itu melakukan peninjauan langsung.
Euforia kedatangan rombongan Presiden Jokowi dan 34 gubernur se-Indonesia itu justru disambut masyarakat Samarinda dengan spanduk protes di salah satu ruas jalan. Protes warga Kota Peradaban tak lain soal minyak goreng yang langka.
Spanduk itu terpasang di Flyover Jalan Juanda dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan S Parman. Bahkan, wujud protes masyarakat tersebut sudah viral di media sosial (Medsos).
Salah satu akun informasi @samarindaterkini mengunggah foto spanduk tersebut. Dari keterangan tulis yang dibuat admin di foto, ia mengatakan lokasi spanduk itu terpasang.
"Terpantau ada spanduk terpasang dari kawasan Flyoveer Jalan Juanda dan JPO Jalan S.Parman Samarinda," ucapnya, dikutip Senin (14/3/2022).
Tulisan di spanduk itu berwarna merah. Dasar spanduk berwarna putih. Berikut tulisan yang ada di spanduk tersebut:
"RAKYAT ANTRE MINYAK, PRESIDENNYA CAMPING. KACAU WALL!!!" dan "SELAMAT DATANG PRESIDEN RI DI PROVINSI LUBANG TAMBANG".
Admin dari akun informasi tersebut juga memberikan tanggapan. Ia menuliskan asal mula sumber foto spanduk itu didapatkan serta tagar.
"Terpantau dari kawasan Flyover Jalan Juanda dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan S.Parman ada Spanduk terpasang lebar bertuliskan........ Sumber:@samarindasosmed #Samarindaterkini," jelasnya.
Baca Juga: Begal Ibu Hamil di Bekasi, Polisi Ringkus Tujuh Pelaku Dua Diantaranya Anak di Bawah Umur
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan tersebut lantas ramai memberikan komentar. Mereka banyak membenarkan pernyataan dari spanduk itu.
"Top," singkatnya.
"Pokoknya urraaaaa," ujarnya.
"Ini yang bujur ," sambungnya.
"Rakyatx pontang panting cari minyak...sampe dari warung ke warung dimasuki...ngak nemu yg namax minyak...beginilah nasibx wong cilik," terangnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit