SuaraKaltim.id - Jumlah tenaga honorer di lingkup Pemerintahan Kota (Pemkot) Bontang mengalami penyusutan. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ada sekira 75 honorer yang keluar akibat mengundurkan diri dan terjaring narkoba.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto mengatakan, mulanya data per (11/2021) jumlah tenaga honorer sebanyak 2.389 orang. Angkanya berkurang sebanyak 31 akibat mengundurkan diri.
Dari total angka tersebut, 13 kontrak pegawai tidak diperpanjang karena terlibat dalam penggunaan narkotika, terhitung sepanjang Desember 2021 hingga Januari 2022.
Kemudian angka kembali menyusut sebanyak 44 orang. Di antaranya sebanyak 15 orang lolos sebagai CASN, dan 38 orang lainnya dinyatakan lolos sebagai PPPK. Sedangkan 1 orang dinyatakan mengundurkan diri.
"Jumlahnya menyusut karena kontrak tidak diperpanjang akibat mereka memiliki alasan yang jelas. Misalnya, terjaring positif narkoba, mengundurkan diri, dan lolos seleksi CASN serta PPPK," katanya melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (15/3/2022).
Ia melanjutkan, Pemkot telah bersepakat dengan menyusutnya angka tenaga honorer, dipastikan tidak ada penambahan. Alasan itu selaras dengan SE perihal kemampuan kas daerah yang tentu tidak lagi menyanggupi pembayaran biaya tambahan tenaga honorer.
"Pasca mereka keluar tidak boleh lagi ada penambahan jumlah tenaga honorer," terangnya.
Untuk itu, BKPSDM masih terus melakukan monitoring evaluasi secara bertahap dalam mengawasi kinerja setiap tenaga kerja honorer.
Saat dikemudian hari mendapat catatan buruk dalam bekerja, maka akan dilakukan pembinaan. Jika tidak berubah, maka kontrak pegawai tidak akan diperpanjang.
Baca Juga: Ini Alasan Polisi Hentikan Kasus Narkoba Ardhito Pramono
"Evaluasi terus berjalan. Nanti setiap OPD bisa melaporkan bagaimana perilaku dari setiap tenaga honorer. Kalau melanggar aturan, akan diterapkan kebijakan sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng