SuaraKaltim.id - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dari awal dicanangkan sampai kini memang masih menarik untuk diperhatikan. Berbagai investor diharapkan terlibat dalam proses pembangunan IKN Nusantara.
Walaupun SoftBank sebelumnya dikabarkan mundur, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tetap berusaha untuk merayu para pemimpin negara lain agar bisa menanamkan modalnya di IKN.
Tak hanya itu, harapan dari masyarakat Kaltim sendiri untuk bisa terlibat dan masuk struktur organisasi Badan Otorita IKN Nusantara juga mendapatkan angin segar. Isran Noor memberikan sedikit bocoran soal hal tersebut, berikut rangkuman kabar pembangunan IKN Nusantara:
1. Pak Presiden, Pemasangan Plang Batas Wilayah IKN Bikin Warga Desa Bumi Harapan Khawatir: Belum Ada Negosiasi
Pemasangan plang atau papan pemberitahuan bertuliskan batas kawasan inti pemerintahan di permukiman padat penduduk di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang menjadi lokasi inti IKN Nusantara membuat masyarakat di daerah itu khawatir.
Hal itu disampaikan warga Desa Bumi Harapan, Hasanudin. Ia mengatakan, belum ada negosiasi langsung terhadap mereka pawa warga lokal.
2. Terang-terangan, Jokowi Ajak Pengusaha Swasta Ambil Andil Dalam Pembangunan IKN, Bye-bye SoftBank
Pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU) masih berkutat pada investor untuk pendanaan mega proyek tersebut. Kabar terbaru, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak kalangan pengusaha swasta untuk ikut andil.
Andil yang dimaksud oleh orang nomor satu di Bumi Pertiwi itu tentu soal pembangunan IKN Nusantara. Menurutnya, IKN bakal jadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan wilayah di bagian timur Indonesia.
3. Demi IKN Nusantara, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan "Rayu" Menteri Singapura, Mempan?
Usaha Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk mencari pemodal pembangunan mega proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terlihat sungguh-sungguh. Ia bahkan sampai terbang ke Singapura.
Menko Marves Luhut mengajak Negeri Singa untuk ikut serta dalam pengembangan food estate dan pembangunan IKN baru di Kaltim. Bahkan kedatangannya ke Singapura untuk memberi manfaat dalam pengoptimalan sumber daya yang dimiliki kedua negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim