SuaraKaltim.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menteri Marves) Luhut Binsar Panjaitan menandatangani MoU bersama Singapura. Penandatangan MoU terkait kerja sama iklim yang dilakukan dengan Senior Minister and Coordinating Ministier for National Security Singapura, Teo Chee Hean. Namun, perjalanan Luhut ke Negeri Singa bukan cuma untuk itu, dikabarkan ada rayuan dari Luhut soal pendanaan IKN Nusantara.
Tapi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, banyak investor yang bertanya soal pendanaan di IKN. Mereka katanya, mencari kesempatan itu dan bertanya langsung. Baik kepada dirinya, maupun ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Keseriusan pemerintah soal IKN juga terlihat dari ajakan diskusi dosen Fakultas Kehutanan (Fahutan) se-Indonesia. Rencanyanya, pembangunan IKN tahap awal yakni rehabilitasi hutan yang ada di Kaltim. Menteri LHK Siti Nurbaya menyebut, pembangunan IKN akan beriringan dengan langkah-langkah pemulihan lingkungan. Berikut rangkuman berita soal IKN:
1. Tok! Menko Luhut Tanda Tangan MoU Bersama Singapura, Ajakan Soal Pendanaan IKN Deal?
Penandatanganan MoU terkait kerja sama perubahan iklim dilakukan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Penandatanganan itu dilakukan pada Senin (21/3/2022) di Singapura.
Penandatangan itu dilakukan dengan Senior Minister and Coordinating Minister for National Security Singapura, Teo Chee Hean. Perjanjian itu tak lain merupakan tindak lanjut dari pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong di Leaders' Retreat, Januari kemarin.
2. Menteri Keuangan Sri Mulyani Komentar Soal Investor IKN Nusantara: Apakah Ada Kesempatan...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut beri tanggapan soal mundurnya Softbank menjadi investor dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dari dia pula, katanya, banyak investor yang ingin membiayai IKN.
Hal itu disampaikan wanita kelahiran 26 Agustus 1962 pada Selasa (22/3/2022) dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2022.
3. Bambang Susantono Sebut Modal Pembangunan IKN Nusantara Bisa dengan Dana Urunan, Warganet: Beli Minyak Goreng Aja Engap
Pendanaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara disebut Kepala Otorita IKN Bambang Susantono bisa berasal dari masyarakat. Caranya, melalui urunan dana atau crowd funding. Menurutnya, keikutsertaan masyarakat dianggap mampu mengolah tata-kelola pembangunan IKN supaya baik.
Pernyataannya tersebut ia sampaikan dalam wawancara ekslusif di salah satu media, kemudian viral dan diunggah oleh akun informasi @penajamterkini_net.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'