SuaraKaltim.id - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang berencana menggelar bazar pasar murah di awal Ramadan nanti. Rencana itu akan dilakukan di Lapangan MTQ, Jalan Parikesit Kelurahan Bontang Baru, Bontang Utara setelah memasuki bulan puasa pada April mendatang.
Kepala Diskop-UKMP Bontang Kamilan mengatakan, rencananya bazar pasar murah dilakukan selama empat hari dengan dua sesi. Sesi pertama dilakukan pada tanggal 6 dan 7 April. Kemudian, sesi kedua pada tanggal 23 dan 24 April 2022 mendatang. Gelaran pasar murah yang dilakukan Diskop-UKMP nantinya langsung melibatkan 15 distributor yang ada di Bontang.
"Kita langsung ke distributor-distributor, dan mereka siap semuanya," ujarnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (24/3/2022).
Dari 15 distributor itu akan dijual berbagai macam bahan pokok. Mulai dari distributor minyak, beras, jenis minuman, makanan, dan lain-lain. Dan nantinya mereka menjual dengan harga distributor kepada masyarakat.
Artinya, Diskop-UKMP hanya sebagai fasilitator dalam pameran pasar murah. Lebih lanjut, pihaknya akan menyampaikan ke kelurahan, selanjutnya kelurahan menyampaikan tiap RT bahwa akan dilakukan bazar pasar murah.
"Nanti jenis barang yang dijual lampirannya di lurah, masyarakat mengetahui kan enak," bebernya.
Untuk masyarakat yang membeli jenis barang berbeda diperbolehkan. Tetapi tidak untuk memborong dalam artian hanya untuk pembelian dalam bentuk konsumsi rumah tangga.
"Tetap dibatasi ada petugas yang memantau," tandasnya
Baca Juga: Daerah Terima Retribusi Rp 2,8 Juta, 2 Pekan Pelaksanaan Uji Kir Ada di Bontang
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'