SuaraKaltim.id - Viral di media sosial (Medsos) beredarnya video perang petasan kembang api, oleh sekelompok anak-anak Desa Gas Alam, Muara Badak, Kalimantan Timur (Kaltim).
Aksi saling lempar petasan anak-anak Desa Gas Alam ini, terjadi di jalan wilayah Simpang 3 Tugu. Berkat kebrutalan perang kembang api itu, mengakibatkan bahaya bagi pengendara dan masyarakat setempat.
Video yang menayangkan perang petasan anak-anak Desa Gas Alam itu, tersebar di media sosial lokal di Instagram @info_kukar pada Sabtu (16/4/2022). Terlihat sejumlah anak yang berlarian sambil melempar petasan di tengah jalan.
Meskipun jalanan dilintasi oleh pengendara, anak-anak Desa Gas Alam masih saja melanjutkan permainannya tanpa menghiraukan keselamatan orang lain.
Tanggapan warganet
Warganet yang mengetahui video itu, turut membagikan tanggapannya. Beberapa warganet malah menilai aksi itu sebagai latihan perang Ukraina dengan Rusia.
"Daftar mereka untuk dibawa ke Palestina atau Ukraina biar merasakan gimana rasanya dilempar buhn Israel dan Rusia," tulis @ant***
"Ya.. kita berharap ada orang tidak membiarkan hal begitu... mengingat resiko cukup bahaya buat yang bermain dan sekitarnya," tulis @tit***
"Mohon buat Kapolres Muara Badak diamankan... sangat membahayakan bagi warga takutnya kebakaran atau kecelakaan yang tidak diinginkan," tulis @len***
"Hati-hati ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kebakaran," tulis @sya***
Kontributor: Sekar Wati
Tag
Berita Terkait
-
Viral Kisah Perempuan Malaysia Diajak Nikah Lelaki Tak Dikenal, Beri Request Khusus: Besarkan Payudara!
-
Tiga Klub Sepak Bola Liga 1 Tersandung Kasus Robot Trading Viral Blast, Siapa Saja Mereka?
-
Viral Aksi Guru SMKN 12 Surabaya Ajak Muridnya Menari, Menteri Nadiem Makarim: Senang Sekali Punya Guru Kreatif..
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'