SuaraKaltim.id - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) mengganti 49 penerima program Rantang Kasih. Pergantian itu sesuai dengan hasil rapat pleno antara tim gabungan antara Tim Tingkat Kota sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bontang Nomor 2 Tahun 2022 perihal teknis pemberian program Rantang Kasih.
Kepala Dinsos-PM Kota Bontang, Bahtiar Mabe mengatakan sebanyak 47 orang diganti lantaran masuk dalam daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dari Pemerintah Pusat. Sementara 3 orang lainnya digantikan akibat meninggal, pindah domisili, dan menganggap mampu. Seluruhnya digantikan sesuai dengan hasil verifikasi lapangan.
Setelah di ganti, penerima yang baru akan mendapat pasokan makanan bergizi pada bulan berikutnya. Hal itu dikarenakan, pergantian nama juga akan berdampak pada pengurusan administrasi dan hal teknis lainnya.
"Semua yang diganti tersebar dari 15 Kelurahan. Data itu tentu disesuaikan dengan jumlah terjaring sebanyak 1.085 orang," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (20/4/2022).
Selanjutnya, Dinsos-PM juga masih belum melakukan evaluasi setelah bulan suci Ramadan. Perihal item yang akan dibahas nantinya, mulai dari kelayakan menu, sasaran penerima, dan pengantaran setiap penerima.
Hanya saja, ia meminta saat terjadi temuan penyalahgunaan atau dapat merugikan penerima, bisa melaporkan secara bersurat.
"Udah satu bulan lebih berjalan tentu akan di evaluasi. Kalau ada silahkan dilaporkan dan akan ditindaklanjuti," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan