SuaraKaltim.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda mengamankan 8 pasangan bukan suami istri saat razia cipta kondisi pada Rabu (20/4/2022).
"Kami mengamankan 8 pasangan bukan suami-istri, dan juga ada tiga orang lainnya yang kami bawa karena tidak ada identitasnya. Seluruhnya kami bawa ke kantor guna dimintai keterangan," ucap Pelaksana harian (Plh) Kasi PPNS Satpol PP Samarinda, Maradona Abdullah saat diwawancari awak media usai giat, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Kamis (21/4/2022).
Ia menjelaskan, seluruh pasangan yang tidak terikat secara resmi itu diberikan pembinaan serta diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali.
"Seperti biasa akan kami akan lakukan pembinaan dan membuatkan surat pernyataan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya kembali karena ini jelas melanggar perda yang ada," jelasnya.
Dari ketiga penginapan yang dilakukan penggerebekan, seluruhnya mengizinkan pasangan tidak sah untuk menginap. Sebab itu, petugas pun kemudian melakukan penggerebekan.
"Nantinya, untuk pemilik penginapan juga akan kami panggil untuk ditindak lanjuti," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang wanita berusia 23 tahun asal dari Kutai Kartanegara, yang tertangkap petugas berada di dalam kamar bersama teman prianya di hotel kelas melati di Jalan KH Samanhudi, Kelurahan Pelita Kecamatan Samarinda Ilir, mengatakan dirinya menginap lantaran usai melakukan buka puasa bersama sang pacar. Namun tak lama kemudian, petugas pun datang menggerebek keduanya.
"Habis pulang bukber sama pacar dan mau istirahat, tiba-tiba digedor pintunya," ucap wanita yang tak mau disebutkan namanya itu.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Cilegon Banten Kamis 21 April 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas