SuaraKaltim.id - Kuota calon jamaah haji untuk Kaltim di 2022 ini sebanyak 1.174 orang atau sebesar 45 persen dari kuota haji di 2020 lalu. Di mana jumlahnya saat itu ada 2.539 orang.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Adpim Setda Provinsi Kaltim HM Syafranuddin. Ia mengaku, mendapatkan informasi soal kuota haji tersebut berdasarkan Fullboard Sosialisasi dan Rapat Teknis Administrasi Seleksi Calon Petugas Haji Daerah (PHD) yang digelar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI.
“Kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Prov Kaltim Andi Muhammad Ishak dan telah disampaikan kepada Biro Adpim,” katanya, melansir dari ANTARA, Kamis (28/4/2022).
Berdasarkan penjelasannya, para calon jamaah haji di tahun ini berusia 65 tahun ke bawah. Lalu katanya, Pemerintah Arab Saudi telah memberikan kuota jamaah haji Indonesia pada tahun ini sebanyak 100.051 orang.
"Terdiri atas regular sebanyak 92.825 orang, khusus 7.226 orang dan petugas 1.901 orang,” terangnya.
Calon jamaah haji Kaltim yang mendapat kesempatan berangkat pada tahun 2022 merupakan calon jamaah haji yang batal berangkat pada 2020 lalu.
Berdasarkan rincian calon jamaah haji terbanyak dari Kaltim berasal dari Samarinda berjumlah 260 orang, Kutai Kartanegara (Kukar) 241 orang, Balikpapan 239 orang, Paser 112 orang, Kutai Timur (Kutim) 81 orang, Berau 68 orang, Bontang 67 orang, Penajam Paser Utara (PPU) 60 orang, Kutai Barat (Kubar) 41 orang dan Mahakam Ulu (Mahulu) 5 orang.
“Teknis pemberangkatan, nanti disampaikan Kementerian Agama melalui Kanwil dan Kantor Agama di kabupaten dan kota, termasuk pembagian kloternya, dimana kemungkinan besar Kaltim hanya dua kloter,” jelasnya.
Kemenag RI mencatat umat Islam di Kaltim yang mendaftar untuk menunaikan ibadah haji terbanyak dari Samarinda. Yakni 18.370 orang dan yang sudah melunasi Ongkos Naik Haji (ONH) sebanyak 530 orang,
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Balikpapan dan Sekitarnya, Rabu 27 April 2022
"Disusul Balikpapan ada 6.322, Kukar 14.193 orang, Paser 6.948 orang, Kutim 5.528 orang, Bontang 5.370 orang, Berau 4.501 orang, PPU 3.625 orang, Kubar 1.727 orang dan Mahulu sebanyak 78 orang," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Waspada Modus Penipuan KUR, BRI Imbau Masyarakat Jaga Data Pribadi
-
BBRI Tetap Layak Dilirik, Fundamental Kuat Jadi Daya Tarik Investor
-
Benarkah Kursi Pijat Rp125 Juta untuk Gubernur Rudy Mas'ud? Sekda Kaltim Membantah
-
Pasutri Bengis Ditangkap, Bunuh 5 Orang Satu Keluarga di Batas Kalteng-Kaltim
-
Laba BRI Melonjak 13,7% Jadi Rp15,5 Triliun, Momentum Kinerja Positif Terjaga