SuaraKaltim.id - Kelurahan Gunung Elai mulai menyiapkan tempat untuk warga yang ingin mengungsi akibat banjir di Kota Bontang pada, Selasa (10/5/2022). Lurah Gunung Elai Sulistyo mengatakan saat ini sudah ada satu keluarga Jalan Brokoli 2 yang sudah mengungsi ke kantor.
Bahkan seluruh petugas juga sudah di siagakan untuk menyisir wilayah banjir yang menggenangi Kelurahan Gunung Elai. Diketahui ada 8 titik banjir di Kelurahan Gunung Elai. Di antaranya wilayah RT 18, 19, 14, 13, 44, 43, 45 dan Jalan Imam Bonjol.
"Sudah ada satu KK yang mengungsi ini di Kelurahan. Kami akan pantau dan kalau ada warga yang meminta evakuasi akan di bawa ke Kantor Lurah Gunung Elai," kata Sulistyo saat dikonfirmasi KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (10/5/2022).
Lebih lanjut, ketinggian banjir di salah satu titik terparah tepatnya di RT 19 mencapai lutut orang dewasa. Seluruh warga juga diminta waspada karena banjir masih terpantau cukup tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
BRILink Rieche Endah Jadi Bukti Komitmen BRI untuk Dorong Inklusi Keuangan
-
Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda
-
Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani
-
Disorot Prabowo, Pemprov Kaltim Jelaskan soal Mobil Dinas Gubernur
-
Prabowo Sorot Mobil Dinas Kepala Daerah Rp 8 M, Pengamat: Peringatan Keras untuk Diet Anggaran