SuaraKaltim.id - Sebuah mobil jenis Toyota Kijang dengan nomor polisi KT 1426 DK mengalami kecelakaan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Kamis (12/5/2022) sekira pukul 11.30 Wita.
Mobil tersebut terperosok kedalam parit saat ingin menuju ke Kota dari arah Loktuan saat kondisi cuaca sedang hujan.
"Jalan licin tadi jadi susah dikendalikan stir mobil. Seperti ada yang dorong mobil tadi," kata Sopir, Takdir melansir Klikkaltim.com, jaringan suara.com.
Menanggapi peristiwa itu, Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna mengatakan, petugas sedang berada di lokasi kejadian untuk mengevakuasi kendaraan tersebut.
"Petugas masih di lapangan, akan dievakuasi dan mengatur arus lalulintas," ucapnya.
Edy kemudian menghimbau, agar pengenara mengurangi kecepatan saat kondisi cuaca sedang hujan demi menghindari terjadinya kecelakaan.
"Harus hati-hati dijalan biar tidak terjadi musibah kecelakaan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
Terkini
-
4 Petugas Tumbang di Tengah Pemadaman Karhutla Muara Badak
-
Karhutla Ancam Wilayah IKN, Luasan Terdampak Capai 458 Hektare
-
Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Perintis di Bandara Samarinda Terganggu
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
Erupsi Anak Krakatau Bikin Penerbangan di Bandara Samarinda Dibatalkan